Pemerintah Salurkan KUR untuk Peternak di Tasikmalaya

Kamis, 28 Februari 2019 12:31
Belum ada gambar

Tasikmalaya – Pemerintah kembali melakukan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk 632 debitur di Tasikmalaya, Jawa Barat. Penyaluran ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan akses pembiayaan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).”Pemerintah mendorong sinergi pondok pesantren dengan program pembiayaan kredit usaha supaya dapat memperkuat perekonomian Indonesia,” kata Presiden di Pondok Pesantren Miftahul Huda Desa Kalimanggis, Manonjaya, Tasikmalaya, Jawa Barat, Rabu (27/2).Menurut Presiden, pemerintah telah menggelontorkan anggaran sebesar Rp 34,3 miliar untuk kurang lebih 632 debitur yang mendapat bantuan KUR Ketahanan Pangan dan Aksi Ekonomi Untuk Rakyat ini.”Ponpes memiliki potensi besar sebagai pusat pengembangan ekonomi umat agar semakin mandiri. Sedangkan KUR telah menjadi perhatian saya diawal 2018. Bunga KUR juga diturunkan sampai 7 persen dimana pada tahun 2017 mencapai 9 persen,” kata Presiden dalam sesi silaturahmi bersama para petani, peternak, serta santri millenial.Presiden berharap, para petani dan peternak dapat memanfaatkan KUR ini secara optimal, sehingga mampu menjalankan usaha sendiri dan tidak perlu mengandalkan lapangan kerja dari pabrik atau mencari pekerjaan ke kota.”Semoga KUR ini dapat dimanfaatkan dengan baik supaya ekonominya juga meningkat. Dengan KUR, masyarakat dapat melakukan wirausaha, sekaligus menciptakan lapangan kerja dan membangun desa,” katanya.Sementara itu, terkait pembiayaan program ini, pemerintah juga telah membuat program Bank wakaf mikro yang didirikan untuk pondok-pondok pesantren di seluruh Indonesia.

Komentar