Hukuman Dicabut, Bobotoh: Senang Bisa Nonton Persib Lagi

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, BANDUNG – Pencabutan larangan suporter Persib Bandung menonton di Stadion oleh PSSI disambut gembira Bobotoh. Hukuman itu diberikan usai laga tandang Persib melawan Persija di Liga 1 2018.

Seorang Bobotoh, Muhammad Ubaydillah mengungkapkan, rasa senang dan syukurnya. Karena kini seluruh Bobotoh termasuk dirinya bisa menikmati dan mendukung pertandingan Maung Bandung lagi secara langsung di stadion.

“Pasti saya perasaan bungah (ada perasaan senang, red) sebagai suporter, karena bisa mendukung langsung tim kebanggaan di dalam stadion,” kata Ubay, Bandung, Jumat (1/3).

Sebagaimana diketahui, Persib Bandung dan Bobotoh mendapat hukuman dari Komdis PSSI akibat kejadian di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Saat itu, suporter Persija Haringga Sirla dikeroyok hingga tewas oleh Bobotoh. Peristiwa terjadi sebelum kick off Persib Bandung melawan Persija Jakarta:

Sejatinya hukuman tersebut berlaku hingga pertengahan Liga 1 2019. Namun sebelum waktu berakhir, kini PSSI telah mencabut sehingga Bobotoh bisa kembali mendukung klub kesayangannya secara langsung.

Disinggung soal nyarian rasis, Ubay mengungkapkan ketidaksetujuannya jika nyanyian tidak baik itu digaungkan di stadion. Karena ini merupakan salah satu etika yang arus dijaga dan upaya menjaga kondusifitas dari kedua suporter.

“Kalau soal larangan nyanyian rasis Ubay mah setuju pisan (banget), karena dampak negatif dari nyanyian rasis bisa sampai ke luar stadion. Mulai dari poyok-poyok (saling mengejek, red), pertikaian antar suporter, bahkan bisa sampai hilang nyawa,” ungkapnya.

Ubay menceritakan, alasan dirinya dan suporter lain menyanyikan lagu rasis karena ikut-ikutan. Terbawa suasana sehingga secara spontan ikut menyanyikan lagu rasis.

“Awalnya ke stadion untuk nonton dan dukung Persib. Tapi lihat kondisi stadion emang banyak dari suporter pada nyanyi rasis jadilah terbawa. Mungkin karena itu nyanyian rasis lebih mendominasi di stadion juga dilakukan secara massal. Jadi anggapannya kalau nyanyi rasis juga enggak apa-apa karena banyakan,” tandasnya.

(JPC)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

0 Komentar