Luncurkan Kartu Pra Kerja, PPP: Jokowi Sudah Kehabisan Ide

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo alias Jokowi kembali meluncurkan kartu saktinya jelang hari pencoblosan pada, 17 April 2019 mendatang. Kartu saksi terbaru Jokowi adalah kartu pra kerja yang dikhususkan buat para orang-orang yang belum kerja.

Kesaktian kartu ini, menurut penuturan para tim kemenangan nasional Jokowi-Ma’ruf Amin, masyarakat yang belum kerja (pra kerja) tetap mendapat gaji alias dibayar oleh Negara. Namun, kartu pra kerja ini dianggap sebagai ide lama atau daur ulang yang terlihat miskin kreativitas.

Atas alasan itu, Presidium Persatuan Pergerakan (PPP), Andrianto yakin Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) hingga jenjang kuliah, Kartu Pra Kerja dan Kartu Sembako Murah tidak akan menarik simpati rakyat.

“Saya rasa ini bentuk usang yang didaur ulang. Nampak Jokowi sudah kehabisan ide dan kreativitas. Tapi masyarakat tidak bodoh,” kata Andrianto seperti dikutip dari  Kantor Berita Politik RMOL, Senin (4/3).

Ditekankannya lagi ketiga kartu sakti itu tak akan mampu mendongkrak tingkat elektabilitas Jokowi. Karena pada dasarnya, kinerja pemerintahan Jokowi pada periode pertama masih jauh panggang dari api. “Buktinya elektabilitasnya hancur maning (lagi),” tandasnya.

Hal ini ditegaskannya berbanding terbalik jika kinerja Jokowi pada periode pertama sangatlah baik, atau paling tidak memenuhi semua janji kampanyenya.

“Saya lihat kartu-kartu ini bentuk kepanikan yang akut. Jokowi sudah merasa takut kalah, sehingga sindrome kartu dirilis ulang. Ibarat lagu lama kaset baru. Kita pahamlah bila dimulai dengan membual, maka akan diteruskan membual berikutnya, begitu terus,” pungkasnya. (Fajar/rmol)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...