6 Bulan Kampanye, Elektabilitas Jokowi dan Prabawo Makin Jauh

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Setelah enam bulan masa kampanye berjalan, jarak elektabilitas antara pasangan petahana, Jokowi-Ma’ruf dengan penantangnya Prabowo-Sandi sudah semakin lebar. Kondisi itu terungkap dalam hasil survei terbaru Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA.

Dalam survei kali ini, pasangan Joko-Ma’ruf mendapat elektabilitas sebesar 58,7 persen. Sementara itu, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mendapat dukungan sebesar 30,9 persen. Selisih antara keduanya meningkat menjadi sekitar 28 persen. Padahal, dalam survei-survei sebelumnya masih berkisar 20 persen.

“Sementara responden yang belum memutuskan, merahasiakan, atau tidak menjawab menjawab sebesar 9,9 persen,” ujar Peneliti LSI, Ardian Sopa di Kantor LSI Denny JA, Rawamangun, Jakarta Timur, Selasa (5/3).

Total dukungan kepada dua pasangan ini sendiri belum mencapai angka 100 persen jumlah responden. Sebab dalam simulasi surat suara masih ada ditemukan suara tidak sah dalam survei tersebut.

“LSI mencoba memotret secara lebih akurat, dengan menggunakan simulasi menyodorkan kertas suara dalam kegiatan survei. Hasilnya, suara tidak sah tercatat sebesar 0,5 persen,” tutur dia.

Namun, Ardian menuturkan, survei ini belum pasti menggambarkan pasangan petahana akan menang mutlak atas kompetitornya. Sebab masih ada 43 hari masa kampanye untuk masing-masing paslon memperbesar elektoralnya.

Namun, dalam tren elektabilitas selama 3 bulan terakhir pasangan Jokowi-Ma’ruf cenderung terus meningkat. Dibuka dengan 53,2 persen pada November 2018. Selanjutnya, 54,2 persen pada Desember, dan 54,8 persen pada Januari 2019.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Sonny Wakhyono


Comment

Loading...