Kamar Hotel yang Ditempati Andi Arief Tidak Diberi Garis Polisi

Selasa, 5 Maret 2019 - 06:50 WIB

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Pihak Manajemen Hotel Menara Peninsula memilih untuk tidak membereskan kamar yang ditempati Pada Demokrat, Andi Arief usai digeledah oleh jajaran Tim Direktorat IV Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri.

Bahkan, pihak manajemen meminta kepada penegak hukum untuk tidak memberikan garis polisi. Termasuk kondisi kloset yang rusak akibat dibongkar diduga untuk mencari barang bukti. Alasannya, khawatir mengganggu kenyamanan pengunjung hotel lain.

PR Manager Hotel Menara Peninsula Elizabeth Ratna Sari menyampaikan bahwa pihak manajemen memilih belum membersihkan kamar yang dihuni Wasekjen DPP Partai Demokrat saat ditangkap oleh kepolisian. Kamar itu disebut-sebut berada di lantai 12 nomor 1214.

“Kami tidak menaruh garis polisi khusus, yang jelas kami mensterilkan (mengamankan) kamar tersebut. Dan belum bisa disewa lagi. Sejauh ini arahan dari pihak berwenang kamar yang dimaksud masih diinvestigasi dan diminta kosong dan belum dibersihkan juga. Masih sesuai apa adanya dengan kondisi terakhir,” ujarnya saat di temui di Hotel Menara Peninsula, Senin (4/3).

Elizabeth mengaku tidak diperkenankan untuk menjelaskan lebih rinci ihwal kondisi kamar kamar hotel pascapenggeledahan di kamar yang didiami oleh Andi Arief.

Dia mengaku, sejauh ini belum bisa memberikan keterangan lebih dalam mengingat proses investigasi masih berlanjut atau pengembangan dari pihak kepolisian.

“Sesuai SOP kami tidak punya hak untuk memberikan detail mengenai tamu yang ada di kamar. Bukan kami mau menutupi, tapi karena ini kejadiannya (masih) diinvestigasi polisi. Kami tidak punya hak untuk menjabarkan,” terangnya.

Namun Elizabeth membenarkan, sesuai surat tugas kepolisian, ada 10 nama oknum yang terlibat penggunaan narkoba. Salah satunya nama Wasekjen Andi Arief yang menginap di Kamar Hotel Menara Peninsula pada saat penangkapan.

Elizabeth mengatakan, pemeriksan oleh kepolisian dan petugas BNN di Hotel Menara Peninsula berlangsung selama lima jam, dari pukul 08.50 WIB hingga Senin (4/3) sekitar pukul 01.00 WIB.

“Dari pihak hotel yang mendampingi ada dari manajemen dan petugas keamanan. Kalau dari surat tugas kepolisian, ada 10 nama oknum yang akan digeledah polisi. Siapa-siapanya, kami tidak tahu,” ujar Elizabeth.

(JPC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *