Sidang Ahmad Dhani, 2 Saksi Cabut Keterangan

Selasa, 5 Maret 2019 - 13:28 WIB

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Pengadilan Negeri (PN) Surabaya kembali menggelar sidang kasus dugaan pencemaran nama baik dengan terdakwa Ahmad Dhani. Sidang dipimpin Anton Widyopriyono. Agendanya pemeriksaan empat saksi.

Saksi pertama adalah perwakilan Bela NKRI Rudi Rosadi. Dia mengaku tersinggung dengan vlog Ahmad Dhani yang memuat kata kasar. “Saya tersinggung. Karena di vlog itu mengatakan idiot kepada pendemo. Yang demo yang dikatakan idiot,” kata Rudi di PN Surabaya, Selasa (5/3).

Namun, Rudi mencabut pernyataannya. Menurutnya, hinaan terdakwa tidak jelas untuk siapa ketika tim kuasa hukum menanyainya. “(Apakah saksi mengakui tidak ada yang mengatai pendemo dengan kata idiot?) Ya. (Kemungkinan chaos hanya prasangka dari saksi dan kelompoknya saja?) Ya,” jawab Rudi singkat.

Begitu pula dengan pemeriksaan saksi kedua bernama Suhadak. Awalnya, ia bersikeras jika terdakwa melontarkan kata-kata idiot kepada pengunjuk rasa dan Banser pada tayangan vlog yang beredar.

Namun, Suhadak mengakui jika terdakwa tidak melontarkan hinaan kepada pengunjuk rasa. Akhirnya, dia mencabut semua keterangan pada Berita Acara Pemeriksaan (BAP). “Asumsi saja ya, pak. Video blog itukan bisa diedit. Karena waktu itu, ada (perkataan idiot kepada pengunjuk rasa),” ucap Suhadak.

Hakim lalu memberi kesempatan Ahmad Dhani menanggapi kesaksian para saksi. Terdakwa menganggap keterangan saksi banyak yang salah. Ahmad Dhani menyatakan tidak pernah menyebutkan hal-hal yang disebutkan saksi. Dia menganggap apa yang dilakukan saksi adalah intimidasi.

“Bahwa saya tidak pernah menyebutkan hal-hal yang disebutkan saksi. Soal demo adalah interpretasi dia sendiri. Seseorang yang mengaku NKRI, tapi nggak paham hukum dan konstitusi NKRI,” tutur Ahmad Dhani.

(JPC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.