Awasi Pemilu, Seknas Prabowo-Sandi Lantik 300 Laskar Anti Kecurangan

FAJAR.CO.ID, Jakarta- –Antisipasi kecurangan Pemilu 2019, kubu Prabowo-Sandi lantik 300 anggota laskar anti kecurangan, di Kantor Sekertariat Nasional (Seknas) Prabowo Sandi. Pembentukan laska anti kecurangan tersebut merupakan sikap Seknas Prabowo-Sandi atas indikasi kecurangan yang bakal terjadi saat Pemilu nantinya.

Ketua Seknas Prabowo-Sandi Muhammad Taufik menuturkan bahwa, laskar anti kecurangan dibentuk menyikapi dari kejadian yang terjadi akhir-akhir ini.

“Salah satu kejadian yang membuat kita timbul rasa curiga dengan pelaksanaan Pemilu mendatang adalah temuan adanya warga negara asing (WNA) yang memiliki e-KTP,” ungkapnya.

Menurutnya, Pemilu harus berjalan dengan demokratis, jujur, adil tanpa kecurangan. Namun kejadian adanya temuan 1.600 e-KTP yang diperuntukan untuk WNA membuat pihaknya bertanya-tanya, dan parahnya baru 106 e-KTP yang teridentifikasi.

"Ini membuat kami bertanya sekaligus menimbulkan kecurigaan. Pasalnya, dalam Undang-undang Nomor 7 tahun 2017, tak ada pembedaan antara WNA atau warga Negara Indonesia, dalam undang-undang, bagi yang memiliki e-KTP boleh untuk memilih tanpa ada keterangan lain,” jelasnya.

Politisi Gerindara ini menyebutkan bahwa, laskar anti kecurangan akan dibentuk secara nasional. "Ini angkatan pertama di Jakarta. Kita akan bentuk di seluruh Indonesia," katanya.

Taufik mengungkapkan, para anggota laskar ini akan bertugas mengawasi gerak-gerik dan gejala kecurangan dalam pemilu. Tugas yang diemban mereka dinilai mulia karena mengawal proses pelaksanaan pemilu berjalan aman, tertib, lancar dan demokratis.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Redaksi Fajar


Comment

Loading...