Meningkat 99 Persen, Dana Desa Mampu Kurangi Kemiskinan di Indonesia

  • Bagikan
FAJAR.CO.ID, TANJUNGPINANG - Keberadaan dana desa diakui sangat tepat dalam memerangi kemiskinan, ketertinggalan hingga mengurangi angka stunting di Indonesia. Hal ini tak lepas dari pengelolaan dana desa yang tepat sasaran, sebagaimana yang diinginkan oleh Presiden Joko Widodo. Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes-PDTT) Eko Putro Sandjojo mengatakan, program dana desa dinilai dalam pelaksanaannya oleh pemerintah desa telah berhasil dalam meningkatkan pembangunan, dan pertumbuhan di desa. "Tata kelola dana desa terus membaik. Hal ini bisa dilihat dari penyerapan Dana Desa yang juga terus meningkat. Apalagi, desa-desa di Indonesia telah mampu membangun infrastruktur dasar dalam jumlah yang sangat besar dan masif, yang sangat dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan hidup dasar dan juga untuk membantu kegiatan ekonomi di desa," kata Mendes Eko Sandjojo dalam kegiatan Rapat Kerja Pemerintahan Desa se Provinsi Kepulauan Riau di Tanjungpinang, Selasa (5/3). Rapat kerja pemerintahan desa dihadiri oleh Gubernur Kepulauan Riau, seluruh kepala desa, perangkat desa, pendamping desa, unsur muspida kepulauan riau, dan sejumlah perwakilan dari pemerintah kabupaten dan kota serta pihak terkait lainnya. Berdasarkan data Kemendes PDTT, Penyerapan dana desa terus meningkat setiap tahunnya, tahun 2015 penyerapannya 82 persen dari yang digelontorkan sebesar Rp20,67 triliun, 2016 naik menjadi 97 persen dengan gelontoran dana desa sebesar Rp46,98 triliun, kemudian pada 2018 naik lagi menjadi 98 persen dengan dana desa sebesar Rp60 triliun, dan tahun lalu penyerapannya sudah diatas 99 persen dengan kucuran dana desanya sebesar Rp60 triliun.
Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan