Terkait LED Running Text, Bawaslu Semarang Akan Periksa Kepala Puskesmas Srondol

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, SEMARANG – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Semarang segera memanggil Kepala Puskesmas Srondol. Hal itu terkait LED running text yang menampilkan tulisan atau ajakan mendukung Calon Presiden-Calon Wakil Presiden (Capres-Cawapres) nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Pemeriksaan sekaligus akan dilakukan kepada teknisi programming Puskesmas Srondol. “Akan kami undang untuk dimintai klarifikasi,” kata Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu Kota Semarang Naya Amin Zaini, Kamis (7/3), seperti dilansir dari JawaPos.com.

Klarifikasi kepada keduanya seputar bagaimana tulisan tersebut bisa muncul pada LED running text milik puskesmas. Apakah ada motif kesengajaan atau tidak. Meski Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang telah memastikan jika itu bukan ulah orang dalam alias diretas pihak luar. “Kami menunggu hasil untuk dikaji,” ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, sistem pada fasilitas LED running text di Puskesmas Srondol, Kota Semarang, diduga diretas, Senin (4/3). LED yang biasanya menampilkan tulisan berjalan mengenai pesan-pesan kesehatan serta program puskesmas, diganti tulisan kalimat kampanye.

Adapun bunyi tulisan running text tersebut ‘hacked by: Sir.Kz0L|-L4EFY-| Ha Ha in Your System :v Pilih No. 2 PRABOWO SUBIANTO-SANDIAGA UNO’. Dilanjutkan tulisan yang cukup panjang dengan berbagai macam pesan.

LED running text milik puskesmas itu sudah dimatikan. Selang dua hari kemudian, tulisan serupa muncul kembali. Kali ini terpampang di LED running text milik sebuah penginapan yang masih berlokasi di area Srondol. Tepatnya Jalan Setiabudi.

Naya menambahkan, pihaknya akan menginvestigasi terlebih dulu untuk kasus yang terakhir. “Kami investigasi dulu (yang di penginapan),” tandasnya.

(JPC)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...