Zulkifli Zivilia Mengaku Baru 2 Kali Edarkan Narkoba pada 2018

Jumat, 8 Maret 2019 - 18:57 WIB

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Bedasarkan hasil pemeriksaan, Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Gatot Eddy Pramono memastikan bahwa vokalis band Zivilia, Zulkifli, merupakan bagian dari jaringan pengedar narkoba. Dia berperan sebagai sub bandar.

“Dia (Zulkifli Zivilia) bagian dari jaringan. Dia menerima bagian dan dia bungkus. Dia mengirim, mengantarkan kepada pemesan,” ujar Gatot Eddy Pramono dalam rilis di Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya, Jumat (8/3).

Gatot Eddy memaparkan total diamankan 9 orang dalam jaringan ini dari 4 lokasi berbeda. Dari Tempat Kejadian Perkara (TKP) 1 ditemukan sabu 0,5 gram. Kemudian, di TKP 2 didapatkan ekstasi 24.000 butir dan sabu 9,5 kilogram. Dari TKP 3 juga ditemukan sabu 25,643 kg dan ekstasi 5.000 butir. Sementara di TKP 4 ditemukan sabu 15,453 kg dan ekstasi 25.000 butir.

Zulkifli atau Zul Zivilia diamankan dari TKP 2, di sebuah apartemen di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada 1 Maret 2019. Selain Zul juga dibekuk 3 orang lainnya di tempat ini, yakni Rian, Andu dan seorang perempuan berinisial D.

Penangkapan Zul Zivilia, ungkap Gatot Eddy, adalah hasil pengembangan dari penangkapan sebelumnya, yakni tanggal 28 Februari 2019.

Menurut dari pengakuan Zul Zivilia, lanjut Gatot Eddy, dia baru dua kali mengedarkan narkoba tahun lalu. Dia juga mengaku jaringannya terbentuk dari 2018.

Kini, Zul Zivilia dan 8 orang yang turut dibekuk telah ditetapkan sebagai tersangka. Terhadap Zul terancam hukuman mati atau hukuman seumur hidup.

(JPC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *