Mentan Klaim Stok Pangan Aman Menjelang Ramadan

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR - Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman mengklaim stok pangan jelang Ramadan aman. Kondisi seperti itu juga sudah terjadi selama dua tahun terakhir.

“Insya Allah aman. Kami sudah buat tahun ini aman, dan itu terukur. Jangan mengatakan begini, harga naik tapi tidak terukur. Ukurannya kalau harga naik turun stabil, itu inflasi. Infalsi kita lihat aman, berarti harga komoditas kita aman,” terang Amran saat mengunjungi Makassar, Sabtu (9/3).

Menurut Amran, kenaikan suatu barang di pasaran tidak dapat diukur melalui patokan harga.

“Jangan begini, menggunakan perasaan kalau 5 kg mahal, kemudian langsung mewakili seluruh Indonesia. Ini yang tidak adil,” jelas Amran.

Mengacu pada keberhasilan menekan laju inflasi dan disparitas harga pangan pada tahun-tahun sebelumnya, pemerintah berupaya untuk tetap mempertahankan kondisi tersebut. Apalagi saat ini merupakan momentum untuk mewujudkan swasembada pangan di Indonesia.

“Sekarang cabai selesai, bawang merah selesai. Insya Allah beras aman, kemudian jagung juga sudah kita ekspor dan kemudian juga kambing, domba kita sudah ekspor ke Malaysia. Kita menggantikan posisi Australia,” ungkap Amran.

Amran mengimbau kepada masyarakat agar tidak terlalu mencemaskan kondisi kenaikan harga kebutuhan pokok jelang Ramadan. Pemeritah Provinsi Sulsel sendiri awalnya menargetkan beras dapat terserap naik oleh Bulog. Dari yang awalnya hanya 10 persen menjadi di atas 15 persen.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor :


Comment

Loading...