Warna Mata Tiap Orang Berbeda-beda? Ini Alasannya

0 Komentar

FAJAR.CO.ID – Warna mata pada manusia bervariasi dari sangat terang hingga sangat gelap. Kita mungkin sering melihat ada orang-orang yang bermata hitam, biru, hijau, abu-abu, dan ada juga yang berwarna cokelat.

Perbedaan warna mata ini bukan karena memakai lensa kontak warna melainkan warna mata asli yang dimiliki sejak lahir. Jika ditelisik, mata biru dan hijau dimiliki oleh orang-orang kulit putih alias kaukasian, sementara mata cokelat dan hitam adalah khas orang Asia

Warna mata harus lebih akurat disebut warna iris, karena iris, bagian tengah mata, mengandung warna yang berbeda. Sementara genetika memainkan peran dominan dalam warna mata, pemahaman gen yang terlibat dalam penentuan warna mata telah meningkat selama bertahun-tahun.

Dilansir dari laman howtoadult warna mata seseorang disebabkan banyak hal, sebagai berikut:

Melanin

Pada tingkat paling dasar, jawaban atas apa yang menyebabkan warna mata adalah pigmen melanin. Karena melanin tidak sepenuhnya hadir saat lahir, banyak bayi memiliki mata biru saat lahir yang nantinya akan berubah menjadi coklat atau hijau. Melanin dapat disimpan di lapisan depan atau belakang iris.

Lokasi dan jumlah melanin di lapisan depan paling mempengaruhi pewarnaan mata. Hampir semua orang memiliki melanin di lapisan belakang mata. Orang bermata biru tidak memiliki melanin di lapisan depan dan melanin di lapisan belakang, yang tampak biru karena pembiasan cahaya, lapor Stanford School of Medicine.

Orang bermata cokelat memiliki banyak melanin di lapisan depan, sementara orang dengan mata hijau atau cokelat memiliki sedikit dari orang bermata cokelat tetapi lebih dari orang bermata biru.

Gen

Berdasarkan lapor Hudson Alpha Institute for Biotechnology setidaknya delapan gen berbeda mengendalikan warna mata. Gen yang tampaknya paling bertanggung jawab untuk menentukan apakah mata berwarna coklat atau biru adalah gen OCA2, yang terletak pada nomor kromosom 15.

Gen OCA2 menghasilkan protein yang disebut P-protein yang membantu membuat dan memproses melanin. Ketika gen OCA2 mengandung varian tertentu yang meningkatkan atau mengurangi jumlah melanin yang diproduksi di mata, mata coklat atau mata biru muncul.

Fungsi gabungan dari sejumlah gen lain dapat meningkatkan melanin di mata ke tingkat yang lebih besar daripada di kedua orangtua, menjelaskan bagaimana orangtua dengan mata berwarna terang kadang-kadang menghasilkan anak yang bermata lebih gelap. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa alel, atau varian, untuk mata biru hanya terjadi dalam 6.000 hingga 10.000 tahun terakhir.

Penyakit

Penyakit dan obat-obatan tertentu dapat menyebabkan perubahan warna pada mata. Iridocyclitis heterokromik Fuch, sindrom Horner atau glaukoma pigmen semua dapat menyebabkan perubahan warna dan memerlukan evaluasi medis. Obat glaukoma tertentu juga dapat menyebabkan perubahan warna iris.

Penuaan

Menurut laporan All About Vision pada 10 hingga 15 persen Kaukasia, warna mata berubah seiring bertambahnya usia. Warna iris dapat mencerahkan atau menggelap seiring bertambahnya usia.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment