Banjir Surut, 3 Korban Tertimbun Masih Dicari, Warga Tetap Mengungsi

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MANGGARAI BARAT – Penanganan darurat banjir dan longsor di Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) masih berlangsung. Tim SAR gabungan terus mencari tiga korban yang tertimbun. Saat ini banjir terpantau sudah surut, meski warga masih terpaksa mengungsi.

“Pengungsi masih bertahan di rumah kantor bupati,” ujar Kepala Pusdatin Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho, Minggu (10/3).

Hingga siang ini, tercatat 5 orang meninggal dunia, 3 orang hilang, 3 orang luka-luka, dan 684 lainnya masih mengungsi di kantor bupati Manggarai Barat.

Sementara itu, kerugian materil akibat bencana terserbut, yakni 3 rumah rusak berat, 1 unit jembatan rusak, 1,7 hektare sawah gagal panen, ruas jalan Ruteng-Labuan Bajo masih lumpuh total akibat longsor.

Kemudian, 2unit mobil tertimbun longsor rusak berat, 2 unit sepeda motor tertimbun longsor dan rusak berat, serta 1 unit kios tertimbun longsor rusak berat.

Diketahui, banjir dan longsor yang terjadi pada Kamis (7/3) pukul 07.00 WIT itu berdampak hingga Desa Gorontalo, Nanga Ngai, dan Bolo Bilas Kecamatan Komodo serta di Desa Tondong Belang, Cunca Lolos, dan Liang Ndara Kecamatan Mbiling.

“(Banjir dan longsor) akibat hujan dengan intensitas tinggi ditambah kondisi topografi perbukitan dan tanah labil,” terang dia.

“TRC BPBD Kabupaten Manggarai Barat masih melakukan pendataan dan evakuasi korban ke kantor bupati,” pungkas Sutopo.

(JPC)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...