Penumpang Histeris, Begini Kronologi KRL Terguling di Bogor

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, BOGOR – Kecelakaan dialami Kereta Rel Listrik (KRL) nomor KA 1722 rute Jakarta-Bogor. Kejadian itu terjadi sekitar pukul 10.15 WIB. Kereta bagian depan khusus wanita itu menabrak tiang listrik dan pagar beton pembatas di perlintasan Kebon Pedes, Tanah Sereal, Bogor.

Detik-detik tergulingnya KA 1722 itu terjadi saat melaju dari arah Jakarta menuju Stasiun Bogor. Tiba-tiba gerbong bagian depan tergelincir keluar dari perlintasan. Karena laju kereta cukup kencang, gerbong bagian depan menabrak tiang listrik dan dan tembok pembatas milik PT KAI.

Para penumpang yang berada di dalamnya pun histeris. Mereka berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri. Tampak terlihat bagian depan kereta terguling, sementara gerbong keduanya sudah dalam keadaan miring. Sedangkan gerbong lainnya masih dalam keadaan normal.

Terpantau, bagian depan kereta mengalami ringsek dan rusak parah. Beberapa menit usai kejadian, para penumpang di dalam KA 1722 mengosongkan kereta. Mereka dievakuasi di tempat yang lebih aman.

Pihak PT Kereta Commuterline Indonesia (KCI) masih menyelediki penyebab KA 1722 tergelincir. Hingga saat ini, belum diketahui jumlah korban akibat kereta terguling di Kebon Pedes, Bogor. Sedangkan, dari informasi warga sekitar, sedikitnya ada enam penumpang wanita yang dievakuasi karena mengalami luka-luka usai peristiwa itu terjadi.

Vice President Komunikasi PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) Eva Chairunisa mengaku pihak manajemen dan petugas di lapangan masih mengevakuasi KA 1722. Penyebab kejadian kereta terguling itu masih didalami.

“Penyebab kejadian tersebut belum dapat disampaikan karena masih proses evakuasi dan akan dilakukan investigasi lebih lanjut,” Ujar VP Komunikasi PT KCI, Eva Chairunisa saat dikonfirmasi, Minggu (10/3).

Sementara, seorang saksi bernama Darsono, 45, mengatakan, kereta yang melaju dari arah Jakarta menuju Bogor ada sesuatu hal yang mengganjal. Sebab, kereta mulai oleng sebelum melewati perlintasan pintu kereta Kebon Pedes.

“Jadi memang sebelum lewati palang pintu Kebon Pedes, kereta sudah oleng duluan,” ujarnya kepada wartawan.

Dia menyebutkan, akibat kejadian itu sedikitnya enam orang menjadi korban. Enam korban itu di antaranya, seorang masinis dan lima orang penumpang perempuan.

Keenamnya pun sudah dievakuasi warga dengan membawanya ke Puskesmas Kebon Pedes dan Rumah Sakit Salak.

“Satu diantara korban wanita mengalami patah tulang kaki,” tuturnya.

Sejumlah petugas gabungan dari tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, tim Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bogor dan petugas dari PT KCI masih mengevakuasi kereta yang terguling.

Upaya pertama dilakukan adalah mematikan arus listrik demi keamanan masyarakat setempat.

(JPC)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...