Syarat Pengajuan Visa Haji, Besok CJH Mulai Perekaman Biometrik


FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Sesuai jadwal, calon jamaah haji (CJH) yang berhak melunasi biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) mulai perekaman biometrik besok (11/3). Kementerian Agama (Kemenag) optimistis proses yang baru pertama dijalankan di Indonesia itu berjalan lancar.Perekaman biometrik oleh pemerintah Indonesia untuk CJH sejatinya sudah diterapkan tahun lalu. Hanya, pengambilannya tidak terkait dengan syarat pengajuan visa. Prosesnya dilakukan di asrama haji jelang keberangkatan ke Arab Saudi. Itu pun hanya diberlakukan untuk CJH embarkasi Jakarta dan Surabaya.Mulai tahun ini, berlaku ketentuan baru dalam proses pengajuan visa haji. Yakni, ada kewajiban perekaman biometrik lebih dulu oleh para CJH. Mirip seperti proses pengajuan visa umrah. Perekaman biometrik dilakukan VFS Tasheel.Kepala Biro Humas, Data, dan Informasi Kemenag Mastuki berharap proses perekaman biometrik mulai besok dapat berjalan lancar. Apalagi, VFS Tasheel sebelumnya juga melakukan perekaman biometrik di Indonesia untuk visa umrah.“(Pengaturan antrean perekaman biometrik, Red) dikoordinasikan Kemenag. Operatornya VFS Tasheel,” katanya kemarin (9/3).Mastuki menjelaskan, berlaku ketentuan umum dalam perekaman biometrik tersebut. Di antaranya, CJH yang bisa melakukan perekaman biometrik harus sudah memiliki paspor. Sebagaimana diketahui, sampai saat ini, proses pembuatan paspor oleh CJH masih berlangsung.Mastuki menjelaskan, informasi nama-nama CJH yang bakal rekam biometrik akan disampaikan ke kantor Kemenag kabupaten/kota. Juga, ke pimpinan kelompok bimbingan ibadah haji (KBIH). Menurut dia, proses perekaman biometrik untuk visa haji sama dengan perekaman untuk visa umrah.

KONTEN BERSPONSOR

Komentar