Libatkan Peserta Perbatasan, Nunukan Siapkan Festival Olahraga Bahari 2019

0 Komentar

NUNUKAN – Event crossborder Kalimantan tidak seputar musik. Ada beragam kegiatan menarik. Kalau tidak percaya, datang saja ke Nunukan, Kalimantan Utara. Di sana akan dihelat Festival Olahraga Bahari Nunukan 2019. Event ini akan dipusatkan di Sebatik, tepatnya di Lapangan Serbaguna Paras Perbatasan, Jalan Lingkar, 21-25 Agustus nanti.

Asisten Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Regional II Kementerian Pariwisata Adella Raung, mengatakan event crossborder Kalimantan lebih beragam jika dibandingkan dengan crossborder lain.

“Salah satu contohnya di Nunukan, Kalimantan Utara. Event yang dihadirkan adalah Festival Olahraga Bahari. Sesuai namanya, semua kegiatan yang digelar berbau pantai. Serta melibatkan peserta mancanegara, khususnya wisatawan perbatasan,” papar Adella, Minggu (10/3).

Deretan olahraga yang dihadirkan dalam event ini adalah sepakbola pantai, voli pantai, sepak takraw pantai, pencak silat pantai, perahu naga, dan beach run.

Tapi, tidak hanya kegiatan olahraga yang digelar dalam Festival Olahraga Bahari Nunukan. Ada keseruan lain yang juga akan dihadirkan. Ada Jalan Sehat, Marathon Pesisir 10K, Festival Kuliner Daerah, Parade Tarian Daerah, dan juga tentunya artis ibukota.

“Yang akan kita sajikan dalam Festival Olahraga Bahari Nunukan sangat lengkap. Event berbau tradisional yang juga disertakan, ada juga kegiatan kulinernya. Tapi tidak lupa kita mendatangkan artis ibukota untuk semakin membuat seru kegiatan ini,” jelas Adella, didampingi Kabid Pemasaran Area III Asdep Pengembangan Pemasaran I Regional II Kemenpar Sapto Haryono.

Nunukan adalah kabupaten di Kalimantan Utara yang berbatasan dengan Tawau, Malaysia. Untuk mencapai kota ini, bisa ditempuh melalui jalur udara. Seperti melalui Balikpapan dan Tarakan. Nunukan juga bisa ditempuh lewat laut. Jalurnya lewat Tarakan. Nunukan punya 2 pelabuhan yang siap menerima pengunjung. Yaitu Pelabuhan Nunukan dan Pelabuhan Sungai Nyamuk.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kementerian Pariwisata Rizki Handayani mengatakan, rangkaian kegiatan ini membuat ia optimis target yang diemban border area bisa terealisasi.

“Target yang diberikan kepada area perbatasan tidak sedikit. Area perbatasan diberikan target kunjungan 4 juta wisatawan mancanegara dari total target 20 juta kunjungan wisman di tahun 2019. Tidak sedikit memang, tapi dengan berbagai aktivitas yang digelar di border area, kita optimis bisa memenuhi target itu,” tutur Rizki Handayani.

Sedangkan Menteri Pariwisata Arief Yahya, memberikan acungan jempol untuk kegiatan perbatasan yang ada di Kalimantan. Karena, sangat beragam. Sehingga memberikan wisatawan perbatasan pilihan untuk datang.

“Kegiatan yang digelar di wilayah perbatasan Kalimantan sangat beragam. Dan melibatkan wisatawan perbatasan. Ini strategi yang sangat menarik. Karena, warga negara Malaysia dilibatkan secara aktif sebagai peserta. Strategi seperti ini yang kita harapkan,” kata Menteri asal Banyuwangi itu.(*)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...