Hari Pertama Perekaman Biometrik Haji Baru Delapan Orang

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Perekaman biometrik untuk syarat pembuatan visa haji berjalan mulai kemarin. Data dari VFS Tasheel menyebutkan, sepanjang hari kemarin hanya ada delapan calon jamaah haji (CJH) yang menjalani perekaman. Seluruhnya di Ambon.

Regional Manager Area Barat VFS Tasheel Pertiwi menjelaskan alur pengajuan janji (appointment) hingga proses perekaman biometrik. “Kami memiliki formulir yang diisi oleh PIC dari Kemenag di tiap kabupaten dan kota,” katanya kemarin (11/3). Di dalam formulir tersebut diisikan nama CJH dan jadwal kapan mereka akan menjalani perekaman biometrik.

Proses tersebut dilakukan secara online melalui e-mail. Pada saat itu juga, VFS Tasheel akan langsung mengonfirmasi atau menjawab usulan janji perekaman biometrik. Dengan demikian, CJH tidak perlu login atau mendaftar online ke VFS Tasheel.

Perempuan yang akrab disapa Tiwi itu mengatakan, infrastruktur perekaman biometrik di VFS Tasheel siap melayani CJH. Dia mengatakan, perwakilan VFS Tasheel di Surabaya pernah melayani lebih dari seribu calon jamaah umrah dalam sehari.

Terkait dengan usulan penambahan 120 titik perekaman biometrik, Tiwi belum bisa memastikannya. “Kami hanya operator atau pelaksana,” jelasnya. Keputusan penambahan titik perekaman diputuskan pemerintah Arab Saudi. Kalaupun pemerintah Saudi mengabulkan usulan penambahan tersebut, VFS Tasheel tinggal menjalankannya.

Kepala Biro Humas, Data, dan Informasi Kemenag Mastuki menjelaskan, target perekaman biometrik selesai akhir April. Kemenag berupaya proses pengaturan jadwal dan pelaksanaan perekaman biometrik berjalan lancar.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Sonny Wakhyono


Comment

Loading...