Satu Boeing 737 Max 8 Milik Lion Air Dikandangkan di Makassar


FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Satu unit pesawat Boeing 737 Max 8 milik maskapai Lion Air terpaksa dikandangkan di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin (Sulhas) Makassar. Hal itu menyusul keputusan Kemenhub untuk grounded pesawat jenis tersebut selama seminggu.General Manager Airnav Indonesia Cabang Utama Makassar Air Traffic Service Center Novy Pantaryanto mengatakan, pesawat Lion Air JT81 dengan nomor registrasi PK-LQK dikandangkan usai menempuh rute internasional dari Thiruvananthapuram, India. “Pesawat tiba di Bandara Makassar pukul 13.09 WITA. Pesawat langsung dilakukan temporary grounded setelah mendarat,” kata Novy, Selasa (12/3).Pesawat Lion Air itu sedianya melanjutkan perjalanan dari Makassar menuju Jakarta, hari ini pukul 15.00 WITA. Namun sesuai surat edaran Kemenhub, Airnav telah meminta maskapai untuk mengganti pesawat dengan tipe Boeing 737-900 Er. Maskapai telah memenuhi penggantian tersebut.Novy menyatakan, setelah Kemenhub menerbitkan instruksi larangan terbang sementara, Bandara Makassar tetap melayani penerbangan yang sudah terlanjur menggunakan Boeing 737 Max 8. “Sesuai prosedur, penanganan atau pelarangan terbang berlaku saat pesawat akan berangkat kembali,” ujar Novy.Airnav MATSC, selaku penyedia jasa lalu lintas udara telah mengidentifikasi awal penggunaan Boeing 737 Max 8. Mereka menerima rencana penerbangan dari setiap maskapai. “Apabila terdapat penerbangan dengan tipe pesawat tersebut, maskapai bersangkutan diminta mengganti dengan tipe pesawatnya,” jelas Novy.Tepat hari pertama pelarangan terbang sementara, terdapat satu penerbangan lain pesawat Boeing 737 Max 8 di ruang udara Indonesia kawasan Timur. Yakni Lion Air JT2622 dengan registrasi PK-LQF. Pesawat ini terbang dari Bandara Shanghai Phudong, Tiongkok menuju Bandara Ngurah Rai Denpasar, Bali. Pesawat menempuh perjalanan enam jam sebelum mendarat pada 09.36 WITA.

KONTEN BERSPONSOR

Komentar