Dipukul Orang Tua Siswa, Guru Tak Sadarkan Diri

Rabu, 13 Maret 2019 - 20:24 WIB

FAJAR.CO.ID, MAMUJU— Tak terima anaknya dihukum, Amran membalas ke guru. Pengajar SMP Negeri 6 Kaluku, Herlawan Ahlak Hansyah (32), akhirnya tak sadarkan diri.

Adik korban, Heri Hardi Hansyah mengatakan, berdasarkan pengakuan kakanya, telah dianiaya Senin, sekitar pukul 11.00 Wita, (11/3/2019). “Kakak saya memang akui telah menegur siswa saat upacara karena bajunya di luar,“bebernya.

Dikatakan, pihak sekolah sempat melakukan upaya mediasi dengan orang tua siswa. Namun, pada saat proses mediasi dalam ruangan kelas, tiba-tiba orang tua siswa dan keluarganya langsung main hakim sendiri. Hingga, korban jatuh pingsan.

“Katanya siswa ini dipukul lengannya, yah siswa ini memang sedikit bandel dan kurang beretika di sekolahnya, akhirnya marah dan melapor,”beber Heri.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres “Metro” Mamuju, AKP Syamsuriansyah, mengatakan, pelaku dijemput sekitar Pukul 06.00 Wita, oleh tim Phyton Polres Mamuju.

“Dia dijemput dikediamannya di Desa Pokkang Kecamatan Kalukku,”kata Syamsuriansyah, Rabu (13/3/2019).

Anca sapaan akrab Kasat Reskrim Polres Mamuju mengungkapkan, kronologi kejadian pelaku mendatangi sekolah di SMP Negeri 6 Kalukku dan menganiaya korban.

“Korban dipukul di daerah batang telinganya sehingga korban terjatuh dan tidak sadarkan diri,”ujarnya.

Pasal yang disangkakan terhadap pelaku yakni pasal 351 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama lima tahun.

“Kita masih melakukan penyelidikan, apakah melakukan sendiri atau ada orang membantu melakukan. Karena laporan korban, dalam hal ini keluarganya itu adalah pengeroyokan,”kata mantan Kasat Narkoba itu.

Kata dia, terlapor pun juga sudah ambil keterangannya. “Nanti kita lihat hasil visum korban baru kita tentukan layak atau tidak untuk diterapkan pasal 351 atau pasal 170 KHUP, jika ditemukan bukti ada keterlibatan orang lain,”tuturnya. (sal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *