Terduga Pelaku Simpan 300 Kg Bahan Peledak di Dekat Saluran Pembuangan

5 days ago

Wali Kota Sibolga Drs HM Syarfi Hutauruk saat sambangi rumah salah satu terduga teroris. (Dok New Tapanuli JawaPos Group)

FAJAR, MEDAN – Pihak kepolisian masih mensterilkan lokasi ledakan bom dan rumah para terduga pelaku yang diringkus Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror di Kota Sibolga, Rabu (13/3). Kabar terbaru, polisi menemukan barang bukti bahan peledak sebanyak 300 kg.

Barang bukti itu, didapat di rumah terduga AK alias Am. Bahan peledak disimpannya di dekat saluran pembuangan.

Kapolda Sumut Irjen Agus Andrianto membenarkan penemuan ratusan kg bahan peledak tersebut. Barang bukti ditemukan di Jalan Sisingamangaraja, rumah yang dihuni Am.

Bahan peledak ditanam yang kemudian ditimpa dengan semen. Seluruh bahan peledak sudah diamankan tim Gegana. “Jadi kalau mereka bisa merakit dan meramu bahan-bahan yang ada, sekitar tiga ratus kilogram,” ujarnya, Rabu (13/3).

Selain itu, tim juga menemukan bom yang sudah dirakit. Bom Pipa yang biasa disebut bom lontong ditemukan di beberapa titik juga siap dipakai.

“Sewaktu-waktu bisa langsung diledakkan oleh orang pemegang pemicunya,” ungkapnya.

Totalnya, ada tiga orang yang diamankan dari Sibolga. Identitas mereka masing-masing, Hs alias AH alias Up; AK alias Am; dan H (perempuan).

Proses penindakan juga memakan korban. Istri AH meledakkan diri di dalam rumahnya di Jalan Cendrawasih, Kelurahan Pancuran Bambu, Kecamatan Sibolga Sambas. Dua anaknya juga tewas jadi korban. Selain itu, seorang petugas juga terluka terkena ledakan saat meringkus terduga AH. Namun kondisinya mulai membaik.

Tim Densus bersama Polda terus bekerja di lapangan. Mereka masih melakukan penyisiran. Pagi tadi tim Gegana juga meledakkan barang bukti.

Saat sterilisasi yang dilakukan, tidak ada warga yang diperbolehkan lalu lalang. Begitu juga para awak media. Ruang gerak dibatasi hanya sampai posko penjagaan yang didirikan pihak kepolisian sekitar 100 meter dari rumah terduga teroris.

Sekira pukul 12.30 WIB, Wali Kota Sibolga Drs HM Syarfi Hutauruk didampingi Wakil Wali Kota Edi Polo Sitanggang dan sejumlah SKPD tiba untuk kedua kalinya di lokasi.

“Di Sibolga masih dilakukan penyelidikan oleh penyidik dari Densus 88 gabungan dengan Polda Sumatera Utara. Mudah-mudahan kalau ada pengembangan segera kita bisa lakukan penindakan terhadap pelaku yang masih ada di wilayah Sumatera Utara. Namun untuk wilayah Sibolga sudah aman,” ucap Irjen Agus.

(JPC)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *