Debat Pilpres ke-1 dan 2 Mirip Cerdas Cermat, Ini Usulan Fahri Hamzah Buat KPU

Senada dengan Fahri, Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan (PDI-P) Eriko Sotarduga yang menyebut debat Capres-cawapres pilpres itu seperti ajang cerdas-cermat tingkat Sekolah Dasar (SD). “Ini debat pemimpin bangsa lho, bukan seperti itu,” ujarnya.

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi- Ma’aruf itu menilai debat pertama dan kedua tidak substantif, karena setiap paslon tidak menjawab tantangan dan persoalan yang dihadapi masyarakat.

Untuk itu, Eriko berharap debat ketiga yang akan diikuti oleh dua cawapres Ma’aruf Amin dan Sandiaga Uno dengan tema pendidikan kesehatan ketenagakerjaan sosial dan budaya itu KPU memberikan kebebasan penuh berdebat antara kedua cawapres tersebut, sehingga tidak lagi seperti cerdas cermat.

“Sekali lagi ini pesta demokrasi yang ditunggu rakyat 5 tahunan. Sajikan sesuatu yang menarik, karena rakyatlah yang menentukan calon pilihannya pada 17 April mendatang,” pungkas Eriko Sotarduga. (RBA/Fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : RBA


Comment

Loading...