30 Peserta Tahfiz Nasional Program Hafal Quran Sebulan Mulai Dikarantina

Jumat, 15 Maret 2019 - 14:54 WIB
FAJAR.CO.ID, SUNGGUMINASA — Sebanyak 30 peserta mengikuti pembukaan Karantina Tahfizh Nasional Darul Istiqamah Angkatan III, program “Hafal Qur’an Sebulan”, di Baruga Karaeng Galesong Kantor Bupati Gowa, Jumat (15/3/2019).Kegiatan yang dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Muchlis, mengaku sangat mengapresiasi program hafal Alquran tersebut. Pasalnya hal ini dapat melatih anak dalam mngembangkan dan meningkatkan hafalannya dalam kurun waktu sebulan.

“Tentunya kami sangat mengapresiasi kegiatan ini, dan memberikan dukungan positif terhadap terobosan baru karantina tahfizh dengan hafal Alquran 30 juz dalam waktu satu bulan, bahkan sejak angkatan pertama hingga ketiga selalu di laksanakan di Kabupaten Gowa,” ungkapnya.

Menurut Muchlis pemilihan lokasi karantina di Gowa sangat tepat. Ia mengaku Kabupaten Gowa salah satu kiblat penyebaran Islam di Indonesia timur yakni memiliki tokoh, Syekh Yusuf Al-Makassari yang merupakan ulama penyebar Islam hingga ke Afrika Selatan.

Olehnya dirinya berharap dengan dibukanya karantina ini, akan menghasilkan tahfiz-tahfiz yang mengharumkan nama Indonesia.

“Selamat berkarantina, semoga diberi kemudahan, kelancaran, kesusksesan, dan kebarakahan, sehingga bisa kembali ke daerahnya masing untuk mengembang ilmunya dan mengajak yang lain untuk ikut di karantina selanjutnya,” harap Muchlis.

Sementara itu, Direktur Karantina Tahfidz Nasional, Muthahhir Arif, mengatakan, kegiatan ini diikuti 30 peserta/tahfizh laki-laki seluruh Indonesia, dan akan mengikuti karantina selama sebulan yang berlokasi di
Desa Taeng Kecamatan Pallangga.

“Peserta karantina ini hasil dari pendaftaran yang kita buka di Seluruh Indonesia. Ada yang dari Batam, Pontianak, Tangerang, Aceh, Jawa, Jogja, dan Sulsel sendiri. Jadi selama satu bulan full akan menghafalkan al-Quran 30 juz. Artinya sehari satu juz harus tuntas,” jelasnya.

Dijelaskan Muthahhir, setelah karantina dilakukan, maka akan dilanjutkan dengan Wisudah Tahfiz pada 16 April 2019 mendatang dan pemberian sertifikat kelulusan.

” Terimakasih Pemkab Gowa karena selalu menfasilitasi kami dalam pelaksanaan karantina, semoga program hafal Quran sebulan ini bisa menjayakan Islam dengan lahirnya tahfizh-tahfizh yang baru,” harapnya. (sua)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.