Apel Kebangsaan Telan Rp 18 Miliar, Ganjar: Harusnya Berapa?


FAJAR.CO.ID, SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo buka suara soal anggaran Apel Kebangsaan sebesar Rp 18 miliar dan dinilai berbagai pihak berlebihan. Menurutnya, siapa saja bebas mengkritik, namun juga harus melihat dana sebesar itu dipakai untuk apa.“Kami sangat transparan. Maka siapapun boleh melihat. Soal tidak sepakat dengan jumlah, monggo. Tapi kami harus menghadirkan seluruh masyarakat yang ada di Jateng,” katanya, Jumat (15/3).Ganjar beranggapan pihaknya perlu menghelat acara yang ditujukan untuk menggelorakan semangat nasionalisme pada masyarakat itu. Mengingat, situasi Jateng yang selama ini adem ayem menjadi sasaran para pembuat onar.Mulai dari sekumpulan penyebar hoaks yang muncul jelang Pemilu 2019, sampai mereka-mereka yang bertanggung jawab atas peristiwa pembakaran kendaraan bermotor yang sempat meneror Kota Semarang dan sekitarnya.“Apa artinya, kami tidak mau kita dirobek-robek. Maka kami buat acara itu, agar kemudian mereka bisa bersatu semuanya, kita bisa bersatu. Dan tidak ada kepentingan politik. Memang saya agak sedih sih, di-bully itu (apel kebangsaan) di medsos. Tidak dari dua kelompok, tapi satu kelompok yang kebetulan berbeda pandangannya,” ungkapnya.Padahal, menurut Ganjar, mereka yang berseberangan pandangan itu pun juga boleh berpartisipasi. Makanya, ia tegaskan saat acara apel besok berlangsung, tidak ada yang boleh membawa atau mengenakan atribut partai maupun capres-cawapres.“Maka kita hadirkan semua orang. Makanya orang yang marah-marah, wah ini kampanye terselubung, pencitraan, capres tertentu, loh yang mana capres tertentu? Makanya kita undang semuanya, bahkan pelajar, mereka yang belum punya hak pilih saja boleh datang agar kita bisa menanamkan hal itu,” tegasnya.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...