Butuh Ketenangan, Siti Aisyah “Diungsikan” ke Safe House

Jumat, 15 Maret 2019 - 09:07 WIB

FAJAR.CO.ID–Siti Aisyah, mantan terdakwa kasus pembunuhan Kim Jong-Nam yang tiba di kampung halamannya, Rancasumur, Pabuara, Kabupaten Seran, Banteng, diungsikan Kementerian Luar Negeri ke Jakarta.

Kepala Bidang Humas Polda Banten, AKBP Edy Sumardi membenarkannya. Kata dia, Aisyah butuh ketenangan setelah mengalami serangkaian proses pidana di Malaysia. “Satu setengah hari setelah beliau datang, beliau kan butuh istirahat dan lain-lain, terus banyak orang datang terus agak kurang nyaman dan tenang dia-nya,” ujarnya, Kamis, (14/3/2019).

Aisyah lantas meminta bantuan Kemenlu. Hal tersebut direspons dengan langsung menghubungi pihak keluarga Aisyah. Kemenlu menawarkan bimbingan konseling dan tempat tinggal nyaman untuk Aisyah menenangkan diri. Alhasil, Aisyah diantar keluarganya ke Jakarta.

“Dikonsultasikan juga oleh pemerintah kabupaten untuk dikonseling dan sebagainya, sehingga dia mau ke safe house, supaya bisa cooling down dulu, tenang dan sebagainya,” jelas Edy.

Sekadar informasi, Siti Aisyah merupakan salah seorang terdakwa dalam pembunuhan Kim Jong-Nam, saudara pemimpin Korea Utara Kim Jong-Un, di Malaysia pada 13 Februari 2017.

Senin (11/3/2019) lalu, dia dibebaskan hakim Azmin Ariffin dalam persidangan di Pengadilan Tinggi Shah Alam Malaysia. Dalam putusannya, hakim Azmin mengabulkan permohonan jaksa yang mencabut dakwaan pembunuhan tersebut. (jp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.