Dituduh Mengakali Meteran, Warga Gowa Bakal Lapor Polisi

Jumat, 15 Maret 2019 - 19:58 WIB

FAJAR.CO.ID, SUNGGUMINASA — Warga Lette, kelurahan Romang Lompoa, Kecamatan Somba Opu, Gowa, Hasanuddin Dg Mattawang, sungguh terkejut.

Ia tak menyangka PLN Sungguminasa bakal mendendanya sebanyak Rp29 juta lebih, gara-gara meteran listrik pra bayarnya diduga diakali.

Padahal, ia tak tahu menahu sama sekali dengan riwayat meteran tersebut. Bahkan, meteran itu dipasang saat ia ada dirumah.

Ia pun merasa curiga, pasca salah satu oknum PLN Sungguminasa mendatangi rumahnya, Jumat (15/3/2019) dan secara sepihak langsung mencabut meterannya.

Awalnya, Dg Mattawang tak terima bahkan meminta surat perintah atas pencabutan meteran tersebut. Hanya, saja petugas PLN tersebut tak mengindahkannya.

Malah petugas tersebut menuduh Dg Mattawang, melakukan pencurian listrik. Sebab disaat membuka paksa meteran, ia mendapati sebuah besi baja dalam meteran yang diduga sengaja disimpan.

“Bagaimana ceritanya saya yang bisa mencuri. Meteran ini saja terpasang di rumah saat saya di rumah sakit. Saya curiga saya dipermainkan dan akan meminta polisi mengusut hal ini,” geramnya, sesaat lalu.

Akibat meteran dicabut kini rumah Dg Mattawang sudah gelap gulita. Sadisnya, nyawa anaknya, nyaris melayang sebab kakinya terpeleset, saat hendak menuruni anak tangga.

“Ini ada ikan koi harganya Rp30 juta milik pak Toto. Kalau mati, tanggung itu,” kesalnya. (sua)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *