Jika Kalah, Sandiaga Tak Bisa Dampingi Anies Lagi

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Pemilihan pengganti Sandiaga Uno sebagai wakil gubernur DKI Jakarta nampaknya masih memakan waktu lama. Pasalnya dua calon yang diajukan PKS dan Gerindra kurang diminati oleh beberapa fraksi DPRD DKI dan warga.

Walaupun begitu, Ketua DPD Gerindra M Taufik menyatakan bahwa Sandiaga Uno tidak akan bisa menduduki lagi kursi DKI 2. Jikalau, Sandiaga gagal dalam mendampingi Prabowo Subianto di Pilpres 2019.

“Itu yang ngomong siapa? Pengamat itu yang nggak paham, itu kan nggak mungkin,” tegas Taufik di Gedung BPK Pusat, Jakarta Pusat, Jumat (15/3), seperti dikutip JawaPos.com (Grup Fajar).

Dia meminta agar pihak yang memberikan pernyataan dapat lebih realistis dalam menyuarakan pendapatnya. Karena Sandiaga juga telah mengundurkan diri sebagai wakil gubernur DKI Jakarta saat akan menjadi cawapres.

“Saya Ketua Gerindra (DKI), Sandiaga Uno bukan tipikal yang begitu. Jadi saya kira pengamat itu mestinya pelajari dululah Sandi gimana. Jangan asal nuduh,” ungkapnya.

Sebelumnya, Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin sempat menyatakan bahwa Partai Gerindra tidak akan ikhlas menyerahkan kursi DKI 2 ke PKS. Sehingga, ada kesan tarik ulur hingga Pilpres selesai.

Sebagai informasi, tahapan pemilihan pengganti Sandiaga tinggal menunggu rapat Badan Musyawarah (Bamus) dan rapat Paripurna terlaksana. Jelas, untuk menentukan satu diantara Agung Yulianto atau Ahmad Syaikhu.

(JPC)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment