Musrenbang Lebong Demokratis, Ini Pesan Mendes ke Bupati dan Kades

Jumat, 15 Maret 2019 16:50
Belum ada gambar

FAJAR.CO.ID, LEBONG – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes-PDTT) Eko Putro Sandjojo menilai, Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Kabupaten Lebong sangat demokratis.Pasalnya, masyarakat turut berpartisipasi dilibatkan dalam merencanakan pembangunan di Kabupaten Lebong, yang memiliki visi untuk lebih maju.”Musrenbangnya bagus, demokratis sekali, masyarakatnya juga semangatnya tinggi dan juga kemauan untuk memajukan desanya sangat besar. tentunya ada hal-hal yang perlu dibantu karena untuk pengadaan infrastrukturnya tidak cukup hanya diberikan oleh kabupaten maupun provinsi,” kata Eko usai memberikan arahan dalam kegiatan Musrenbang Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) 2020 di Kantor Bupati Lebong pada Kamis (14/3).Dalam Musrenbang ini terdiri dari camat, kepala desa, lurah, tokoh masyarakat, tokoh agama dengan pembahasan usulan hasil musrembang kecamatan yang akan dimasukan pada RKPD tahun 2020.Musrenbang yang digelar Kabupaten Lebong ini dalam rangka mewujudkan pemerataan dan pemantapan pembangunan menuju angka kemiskinan satu digit berbasis potensi unggulan desa.Mendes PDTT mengatakan bahwa masyarakat Bengkulu yang dinilai rajin dan pekerja keras, tanahnya subur, potensi tambang emas. Tapi, masih berkategori miskin karena minimnya infrastruktur. Untuk membantu persoalan tersebut, Mendes PDTT mengajak para bupati di Bengkulu untuk merebut program dari pusat.”Saya rajin ajak beberapa bupati untuk roadshow bertemu beberapa menteri. Seperti Menteri PUPR, Menteri Pertanian, dan Menteri BUMN. Misalnya dari Kementerian PUPR untuk masalah infrastruktur, Kementerian Pertanian bantu dalam terkait pertanian, atau dengan Kementerian BUMN kerjasama dengan BUMDes,” ucapnya.

Bagikan berita ini:
6
5
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar