Tahun Ini El Nino Mengancam, Kementan Siapkan Langkah Antisipasi

Jumat, 15 Maret 2019 18:30
Belum ada gambar

JAKARTA – Tahun ini, sektor pertanian kembali terancam anomali cuaca yang berpotensi el nino. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sudah memperingatkan pemerintah untuk mewaspadai potensi terjadinya El Nino tahun 2019.El Nino ini akan berdampak signifikan pada produksi pangan seperti halnya terjadi pada tahun 2015. Namun Kementerian Pertanian (Kementan) sudah menyiapkan langkah-langkah antisipasi.El Nino merupakan siklus alami Bumi yang berkaitan dengan kenaikan suhu permukaan laut melebihi nilai rata-rata di Samudra Pasifik sekitar ekuator. Hal ini biasanya menyertai hawa panas yang dirasakan.Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Herizal, menyebut pengaruh El Nino ini membuat musim kemarau datang lebih awal pada tahun ini yakni bulan April. Secara umum puncak musim kemarau diprediksi akan terjadi pada bulan Agustus-September 2019.”Pemerintah perlu mewaspadainya dengan mengantisipasi terjadinya kekeringan dan kegagalan panen pada tanaman pertanian,” ujar Herizal, Jumat (15/3).Beberapa wilayah akan mengalami musim kemarau lebih awal, yaitu sebagian wilayah NTT, NTB, Jawa Timur bagian timur, Jawa Tengah, Jawa Barat bagian tengah dan selatan, sebagian Lampung, Bengkulu, Jambi, Sumatra Selatan, dan Riau, juga Kalimantan Timur dan Selatan. Herizal meminta masyarakat di daerah itu untuk waspada terhadap kekeringan.Kewaspadaan dan antisipasi dini juga diperlukan untuk wilayah-wilayah yang diprediksi akan mengalami musim kemarau lebih kering dari normalnya yaitu di wilayah NTT, NTB, Bali, Jawa bagian Selatan dan Utara, Sebagian Sumatera, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Merauke.

Bagikan berita ini:
7
9
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar