Di Hadapan Jokowi, Ketum AMPI: Presiden Kami Bukan Kaleng-Kaleng

3 days ago

SELFIE: Jokowi saat berswafoto dengan kader AMPI di Kota Medan, Sabtu (16/3). (Prayugo Utomo/JPC)

FAJAR.CO.ID, MEDAN – Presiden Joko Widodo (Jokowi) hadir dalam Temu Kader Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) di Lapangan Merdeka, Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut), Sabtu (16/3). Seperti biasa, Jokowi hadir dengan pengawalan ketat. Dia didampingi Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, Zainul Majdi alias Tuan Guru Bajang dan mantan Ketua AMPI Agung Laksono.

Ketua Umum AMPI Dito Aryotedjo dalam sambutannya mengaku senang dengan kehadiran Jokowi. Apalagi baru kali ini acara AMPI dihadiri Presiden RI. “Hari ini pertama kalinya acara AMPI dihadiri Presiden Republik Indonesia. Ini sejarah bagi AMPI. Terakhir kali era Pak Soeharto,” kata Dito.

Dia juga menyanjung Presiden Jokowi selama kepemimpinannya. Mulai dari soal infrastruktur hingga kartu sakti yang selalu jadi andalan. Dia juga mengatakan ada empat menteri di Kabinet Kerja yang erupakan kader AMPI. “Presiden kami bukan kaleng-kaleng. Dengan internet yang kencang, jualan kami laku. Jokowi bapak pembaharuan Indonesia,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu Jokowi disematkan jaket loreng biru AMPI. Jokowi dilantik sebagai anggota kehormatan organisasi yang didirikan pada 1978 silam tersebut.

Dalam pidatonya, Jokowi mengajak kader AMPI mengikuti perkembangan zaman. Apalagi saat ini sudah masuk era industri 4.0. Masyarakat dituntut untuk melek teknologi.

Jokowi juga mendorong Kader AMPI untuk menjaga kesatuan dan persatuan. Apalagi menjelang Pilpres. “Jangan sampai pilihan beda menjadi terpecah-pecah. Pilpres dan Pileg, setiap lima tahun pasti ada,” ujarnya.

Jokowi kembali menyinggung soal hoax yang menyerang dirinya. Terutama soal larangan azan dan penghapusan pelajaran agama. Usai memberikan pidato, Jokowi langsung meninggalkan lokasi. Presiden akan menghadiri deklarasi dukungan Alumni USU di Gedung Serbaguna Pemprov Sumut.

(JPC)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *