Habis Olahraga, Konsumsi Minuman Isotonik Bukan yang Bersoda

Minggu, 17 Maret 2019 - 18:14 WIB

FAJAR.CO.ID–Bagi para atlet atau yang sering melakukan olahraga dengan intensitas tinggi, sebaiknya berhenti mengonsumsi soda.

Spesialis Penyakit Dalam RSWS, dr M Tasrif Mansur SpPD mengatakan, meski soda mengandung gula sebagai sumber energi, tetapi minuman bersoda tidak cukup mengembalikan semua yang hilang akibat olahraga, terutama elektrolit.

Sementara, elektrolit begitu banyak berkurang ketika olahraga utamanya olahraga berat. Air mineral pun tak cukup karena tidak mampu mengembalikan elektrolit. Yang paling bagus adalah mengonsumsi minuman isotonik karena mengandung elektrolit, juga kandungan gula yang tidak berlebihan, sehingga, aman dikonsumsi para olahragawan.

Pada beberapa buah pun juga baik dikonsumsi untuk mengembalikan elektrolit seperti pisang. “Pisang juga bagus untuk pencernaan. Kalau konsumsi berapa banyak selama ini tidak ada masalah tertentu,” ujarnya

Minuman bersoda mengandung gula yang begitu tinggi. Bisa menaikkan kadar gula, sekalipun telah berolahraga. Minuman bersoda dengan label coke diet pun masih tetap memiliki kandungan gula.

Menurut Alumnus Spesialis Penyakit Dalam Universitas Hasanuddin ini, minuman bersoda yang diminum usai berolahraga justru akan membuat olahraga yang dilakukan sia-sia. Alasannya, dapat meningkatkan kalori dalam tubuh. “Lantas apa gunanya berolahraga bila kalori yang dikeluarkan justru bertambah karena soft drink,” ungkapnya.

Kebiasaan ini, lanjutnya hanya akan menambah dehidrasi karena kadar gula yang begitu tinggi. “Orang olahraga kan pasti kekurangan cairan. Minum soda tinggi gula menambah dehidrasi dan akhirnya membuat organ ginjal mengalami cedera,” terangnya.

Bagi yang memiliki masalah asam lambung tentu tak akan cocok mengonsumsinya. “Para atlet biasanya mengalami masalah pencernaan. Ditakutkan dengan minum soda akan makin memperparah,” jelas Staf Promosi Kesehatan RSWS ini. (ind)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.