Dispora Jamin Objektivitas Seleksi Pelatih

0 Komentar

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR — Dispora Sulsel memulai seleksi pelatih persiapan pra-PON 2019 di FIK UNM, Ahad (17/3/2019). Ada 119 pelatih dari 38 cabor yang dites, kemarin.

Seluruh pelatih dari masing-masing cabor ini akan bersaing. Pihak penyelenggara akan menerapkan sistem perangkingan untuk memilih pelatih terbaik, nantinya.

Kabid Peningkatan Prestasi Dispora Sulsel, Muhlis menjelaskan, penentuan lolos atau tidaknya pelatih persiapan pra-PON, tidak lepas dari rapat bersama dengan pengurus masing-masing cabor.

“Tim penguji dari UNM. Termasuk juga dari unsur KONI Sulsel. Ada serangkaian tes yang dilaksanakan,” kata Muhlis.

Muhlis menjamin, proses penilaian dalam seleksi pelatih akan objektif. “Hasilnya akan mengacu pada hasil dari tes yang dilalui pelatih,” akunya.

Salah satu tim penguji seleksi pelatih, Nukhrawi Nawir berujar, tes bagi peserta adalah menyusun dan mempresentasikan program latihan kepada atlet. Hal ini harus dipahami dalam mengaplikasikan. Tidak sekadar teori.

“Kemampuan masing-masing peserta bervariasi. Kalau sudah lama jadi pelatih, kelihatan dia sudah kuasai juga materinya,” tuturnya.

Salah satu peserta seleksi pelatih, yakni Kurniawan Hazairin. Pelatih cabor bola basket ini menilai, proses seleksi Dispora hampir sama dengan Sulsel Prima yang merupakan program KONI Sulsel. Cuma minus test fisik dan kesehatan.

“Pelatih dituntut bukan hanya mampu mengukur teknik dan strategi di lapangan. Tetapi juga mampu membuat perencanaan program latihan yang baik dan benar. Sehingga atlet bisa memberikan performance terbaiknya ketika bertanding nanti,” pungkasnya. (smd)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

0 Komentar