Facebook Hapus 1,5 Juta Video Serangan Teroris di Selandia Baru

Senin, 18 Maret 2019 - 13:47 WIB
Penembakan dilakukan di dua masjid di Selandia Baru, menewaskan 50 orang jamaah (9News)

FAJAR.CO.ID – Facebook menghapus 1,5 juta salinan video serangan teroris di Selandia Baru dalam 24 jam pertama setelah penembakan pada Jumat (15/3). Ini merupakan tantangan untuk menghapus materi kekerasan dan ofensif dari media sosial.

Aksi teror yang terjadi di dua masjid di Selandia Baru menewaskan 50 orang. Aksi itu direkam oleh dan disiarkan langsung oleh Sang Teroris Brenton Tarrant, 28.

Rekaman asli telah dihapus dari satu jam setelah kejadian oleh Facebook. Namun, beberapa warganet telah mengunduhnya dan menyebarkannya di berbagai media sosial.

Dilansir dari The Guardian pada Senin (18/3), Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern, mengatakan dia akan berbicara dengan Facebook untuk menghentikan penyebaran video tersebut.

“Ini adalah masalah yang jauh melampaui di Selandia Baru tetapi itu tidak berarti kami tidak dapat memainkan peran aktif dalam penyelesaiannya,” kata Ardern. “Ini adalah masalah yang akan saya diskusikan secara langsung dengan Facebook.”

Komentar itu muncul ketika politisi di Inggris mengatakan, perusahaan media sosial harus meningkatkan upaya untuk mengatasi masalah kebencian secara online.

“Perusahaan media besar tentu harus berbuat lebih banyak. Ketika dunia menjadi semakin digital, kita harus menemukan cara untuk memastikan lingkungan digital kita diatur secara efektif, dan berperilaku dengan standar dan norma yang sama seperti yang kita harapkan di dunia nyata di sekitar kita,” kata Kanselir Philip Hammond kepada The Andrew Marr Show di BBC One.

Pada hari pertama setelah serangan, Facebook mengatakan, mereka memblokir 1,2 juta upaya untuk mengunggah video berkat sistemnya yang secara otomatis mengenali rekaman dan 300.000 klip lainnya dihapus oleh moderator setelah ditayangkan. (JPC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.