Gempa Lombok, Editor Sin Chew Daily Malaysia Ikut Tewas

0 Komentar

FAJAR.CO.ID–Longsor akibat gemba bumi di Lombok, Indonesia yang terjadi pada Minggu (17/3/2019) mengakibatkan banyak korban termasuk meninggal dunia. Wisatawan dari Malaysia juga bahkan ikut menjadi korban.

Salah satunya editor surat kabar Harian Sin Chew Daily Malaysia. Juru bicara Kedutaan Besar Malaysia telah mengkonfirmasi meninggalnya sang editor yang belakangan diketahui bernama Tai Siew Kim. Korban adalah Wakil Kepala Redaksi outlet berita berbahasa Mandarin. Dia tewas tertimpa reruntuhan longsor di air terjun Tiu Kelep, Senaru Baru, di Lombok Utara.

Kepala Sekretariat dan Protokol Lombok Utara, Mujaddid Muhas
korban berada di kawasan wisata saat kejadian berlangsung. Disebutkan, saat kejadian, setidaknya ada 40 wisatawan asing. 22 Di antaranya warga Malaysia. Selain Tai Siew Kim, satu remaja berusia 14 tahun juga ikut tewas.

Wakil pemimpin redaksi berusia 56 tahun itu sedang berlibur di Lombok bersama putranya dan sekelompok teman sekolahnya. Rombongan turis ini sudah berada di pulau tersebut sejak 14 Maret dan dijadwalkan terbang ke Kuala Lumpur Senin (18/3/2019) hari ini.

Dalam kejadian itu, putranya, 20, terluka dan kini sedang dalam perawatan di rumah sakit.

Suami Tai yang tidak lain pemimpin redaksi China Press, Teoh Yang Khoon, dijadwalkan terbang ke Lombok pada Senin pagi.

Gempa di Lombok berkekuatan 5.8 skala Richter terjadi pada pukul 2.07 siang dan pusat gempa berada 24km timur laut Lombok Timur-Nusa Tenggara Barat.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Indonesia (BMKG) melaporkan bahwa gempa pertama diikuti oleh gempa susulan berukuran 5,2 pada skala Richter dengan pusat gempa 7km barat laut Lombok Timur-Nusa Tenggara Barat hanya dua menit kemudian.

Kematian Ms Tai dikonfirmasi oleh Kedutaan Besar Malaysia di Indonesia. Ia menambahkan bahwa enam warga Malaysia lainnya yang berada di air terjun Tiu Kelep ketika gempa melanda masih hilang dan belum ditemukan.

“Semua warga Malaysia lainnya yang terkena dampak telah diselamatkan. Mereka termasuk enam orang yang terluka yang menerima perawatan di sebuah pusat kesehatan di Lombok,” kata juru bicara Kedutaan Besar Malaysia. (bs)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment