Jokdri Minta Pemeriksaannya Diundur, Ini Alasannya

Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono ditetapkan jadi tersangka. (Salman Toyibi/ Jawa Pos)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Tersangka pencurian, perusakan, dan penghilangan barang bukti kasus pengaturan skor, Joko Driyono batal menjalani pemeriksaan oleh Satgas Antimafia Bola Polri hari ini. Sedianya dia diperiksa di Polda Metro Jaya, sekitar pukul 10.00 WIB tadi.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan, Jokdri -sapaan Joko Driyono- meminta waktu pemeriksaan diundur hingga lusa (20/3). “Saudara JD mengajukan penangguhan pemeriksaan. Harusnya hari ini jam sepuluh, jadi hari Rabu besok,” kata dia di Kompleks Mabes Polri, Jakarta, Senin (18/3).

Jokdri katanya beralasan ada kegiatan yang tidak bisa ditinggal. “Ada beberapa kegiatan,” sebut Dedi.

Selain Jokdri, Satgas Antimafia Bola Polri hari ini juga memeriksa dua tersangka lain. Yakni mantan Anggota Exco PSSI Hidayat dan pemilik klub PS Mojokerto Putra (PSMP) Vigit Waluyo.

“Untuk penyidik tipikor hari ini melakukan pemeriksaan di Surabaya, (terhadap) tersangka H sama VW,” tukas Dedi.

Sekadar informasi, Joko Driyono ditetapkan sebagai tersangka oleh Satgas Antimafia Bola Polri pada Kamis (14/2). Dia merupakan aktor intelektual pencurian, perusakan, dan penghilangan barang bukti di Kantor Komdis PSSI, Jalan Taman Rasuna Timur, Menteng Atas, Setiabudi, Jakarta beberapa waktu lalu.

Adapun yang mencuri hingga menghilangkan barang bukti yakni sopir Jokdri Muhammad Mardani Mogot alias Dani, serta seorang petugas keamanan dan office boy, Musmuliadi alias Mus dan Abdul Gofur. Upaya itu dilakukan ketika Satgas sudah melabeli Kantor Komdis PSSI dengan garis polisi.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Sonny Wakhyono

Comment

Loading...