PLN Tegaskan Tak Ada Pungli, Denda Rp29 Juta Itu Sudah Ketentuan

Selasa, 19 Maret 2019 - 11:12 WIB

FAJAR.CO.ID, SUNGGUMINASA — Denda sebesar Rp29 juta lebih kepada pelanggan PLN yang dikenai penertiban pemakaian tenaga listrik (P2TL) sudah semestinya. Bukan pungli.

Humas PLN Wilayah Sulselbar, Franklin Ginther, mengatakan, apa yang diklaim oleh salah seorang pelanggan PLN yang beralamat di Kampung Lette, kelurahan Romang Lompoa, Kecamatan Somba Opu, Gowa, Hasanuddin Dg Mattawang, keliru.
Denda yang dilayangkan itu, kata Franklin, sudah sesuai prosedur. Itupun denda tersebut hanya sebagian saja setelah melalui berbagai pertimbangan.

“Bahkan kita minta denda tersebut diangsur supaya ringan. Jadi itu bukan pungli yah. Itu sudah ketentuan,” kata Franklin, Selasa, 19 Maret 2019.

Denda ini dilayangkan kepada Dg Mattawang, dikarenakan dalam meteran yang terpasang di rumahnya ditemukan tembaga dan kata Franklin, ini sudah termasuk ke dalam pelanggaran sangat berat.

“Lagian denda ini kan bukan disetor langsung kepada kami. Tetapi melalui rekening kantor. Jadi sekali lagi, kalau kami diklaim mau melakukan pungli. Itu salah. Kami bekerja sesuai aturan kok,” terangnya.

Terkait pencabutan meteran listrik, tambahnya, itu dikarenakan dia (Dg Mattawang) sudah melakukan P2TL sebanyak dua kali dan tak bisa lagi ditolerir.

Meski demikian, Dg Mattawang, mengaku akan melaporkan kejadian ini ke pihak polisi. Sebab, saat pencabutan meteran di rumahnya petugas PLN tidak menunjukkan surat tugasnya. (sua)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *