Dewan Usulkan MRT Gratis Setahun, Anies: Nggak Mungkin

0 Komentar

Kereta Ratangga saat uji coba (JPC)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Operasional MRT dan LRT Jakarta direncanakan akan dilakukan akhir Maret ini. Namun, persoalan tarif yang tengah dibahas di DPRD DKI masih berlangsung alot, bahkan kalangan dewan meminta pada tahap awal untuk digratiskan.

Ketua Komisi B Abdurrahman Suhaimi menyatakan, tarif perlu digratiskan untuk adaptasi para penumpang. Gratis ini tentunya akan memberatkan pemerintah, maka dari itu semuanya akan diambil dari pajak.

“Itu sudah kewajiban pemerintah. Toh uangnya juga uang masyarakat dari pajak kemudian dikembalikan ke masyarakat lagi. Sebesar apapun itu untuk pelayanan masyarakat nggak masalah,” jelasnya di Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Selasa (19/3).

Namun, Suhaimi menyatakan bahwa kereta Ratangga MRT Jakarta perlu digratiskan idealnya setahun. Menurutnya, hal ini akan baik untuk ke depannya.

“Minimal setahun. (Memanjakan?) Nggak, karena itu diambil dari pajak. Justru masyarakat akan bergerak dan sisi pariwisata akan jalan berarti ekonomi akan naik,” ungkap Suhaimi.

Bertentangan dengan hal tersebut, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku, bahwa usulan gratis untuk MRT maupun LRT yang beroperasi nampaknya mustahil. Anies mengaku semuanya sudah diperhitungkan.

“Kelihatannya nggak, sebagai usulan iya iya saja. (Gratis) nggak mungkin, dananya terbatas biar dibahas nanti,” pungkasnya.

(JPC)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...