Lucas Langsung Ajukan Banding, Tak Terima Divonis 7 Tahun

0 Komentar

Terdakwa Lucas, saat menjalani sidang vonis kasus yang melilitnya, di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (20/3). (Ridwa/JPC)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Terdakwa merintangi kasus penyidikan Panitera Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, advokat Lucas menyatakan banding atas vonis 7 tahun penjara yang dijatuhkan Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta. Lucas tetap mengklaim bahwa dirinya tidak membantu melarikan Eddy Sindoro dari proses penyidikan KPK.

“Satu hari pun saya menyatakan banding, tidak ada pertimbangan sama sekali menyangkut bukti dan fakta persidangan. Semuanya yang ditimbang dakwaan banyak fakta face time bukan saya, telepon bukan saya,” kata Luas di hadapan majelis hakim, Rabu (20/3).

Lucas menyebut, dalam kesaksian Michel Sindoro dinyatakan bukan dirinya yang membantu Eddy Sindoro lari ke luar negeri.

“Saya kecewa luar biasa. Saya menolak putusan ini,” tegas Lucas.

Oleh karena itu, Lucas tidak terima vonis majelis hakim yang menjatuhkan hukuman 7 tahun penjara dan denda Rp 600 juta subsider enam bulan kurungan.

“Saya menyatakan banding untuk mempertahankan hak saya, satu hari pun saya tidak terima,” pungkas Lucas.

Kendati Lucas menyatakan banding atas vonis majelis hakim, namun jaksa penuntut umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih pikir-pikir atas vonis hakim tersebut.

“Terdakwa menolak putusan dengan menyatakan banding, bagaimana penuntut umum?,” tanya Ketua Majelis Hakim Frangki Tambuwun. “Kami menyatakan pikir-pikir,” jawab jaksa Abdul Basir.

(JPC)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...