Penghapusan UN Tak Jamin Kerek Kualitas SDM

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Penghapusan Ujian Nasional (UN) yang diusulkan cawapres dari kubu 02 Sandiaga Uno mengemuka dalam debat ketiga pilpres 2019, akhir pekan lalu. Menurut pengamat pendidikan Romo Darmin Mbula, penghapusan UN tidak otomatis akan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia.

Saat dihubungi, Rabu (20/3), Romo Darmin Mbula menyatakan, usulan tersebut malah membuat kualitas manusia Indonesia tidak kompeten di era 4.0. Pasalnya, kata dia, jika bicara soal pendidikan dan hasil yang ingin dicapai, maka justru tak hanya UN yang harus dipikirkan.

Pemerintah juga dituntut fokus pada peningkatan kualitas guru, kepala sekolah dan pengawas serta melengkapi sarana-prasarana sekolah yang sesuai dengan era 4.0. Pengamat yang juga Ketua Presidium Majelis Nasional Pendidikan Katolik (MNPK) itu menambahkan, UN perlu ditempatkan secara menyeluruh untuk meningkatkan sumber daya manusia.

“Karena itu saya berpendapat, jika punya rencana ingin peningkatan kualitas pendidikan, maka (caranya) bukan sekadar menghapus ujian nasional. Banyak hal yang harus dipikirkan,” tegasnya.

Sementara itu, pengamat pendidikan lainnya, Indra Charismiaji menyatakan, sekolah juga perlu mengembangkan pendidikan yang memacu inovasi dan kreativitas murid, untuk meningkatkan kualitas SDM.

(JPC)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Sonny Wakhyono

Comment

Loading...