Preview Jerman vs Serbia: Awal Proyek Panzer

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, WOLFSBURG—Jerman akan menghadapi Serbia dalam laga uji coba internasional di Volkswagen Arena, Wolfsburg. Laga dinihari nanti menjadi penanda awal proyek masa depan Der Panzer.

Setelah kegagalan di Piala Dunia 2018 dan UEFA Nations League (UNL), Pelatih Jerman, Joachim Loew membuat gebrakan besar. Dalam pengumuman skuat untuk uji coba melawan Serbia dan kualifikasi Piala Eropa 2020 kontra Belanda, Loew menyingkirkan hampir seluruh pemain lamanya.

Veteran pemenang Piala Dunia seperti Mats Hummels, Jerome Boateng dan Thomas Mueller sudah tidak mendapat tempat lagi. Hanya kapten tim, Manuel Neuer, Toni Kroos dan Matthias Ginter yang menjadi bagian dari skuat Piala Dunia 2014 yang ia pertahankan.

Sebagai gantinya, wajah baru berusia muda seperti Lukas Klostermann, Niklas Stark dan Maximilian Eggestein dipanggil. Mereka akan bergabung dengan pemain muda lainnya seperti Kai Havertz, Jonathan Tah, Thilo Kehrer, Nico Schulz, Serge Gnabry, Leroy Sane, serta Niklas Sule.

Dengan perombakan besar-besaran itu, Loew menuai banyak pertanyaan. Ia dianggap tengah melakukan perjudian. “Loew akan bermain all-in dalam permainan poker berisiko tinggi,” tulis majalah sepak bola Jerman, Kicker pada hari Senin yang melengkapi sorotan dari sejumlah tokoh sepak bola Jerman.

Namun Loew bersikeras bahwa itu adalah keputusan tepat yang ia ambil berdasarkan evaluasi dari kegagalan tahun lalu. “Kami sudah memiliki pemikiran sejak Piala Dunia. Kami harus lebih cepat, lebih ambisius, dan lebih dinamis. Kami kehilangan semua itu di Piala Dunia dan permainan kami menjadi dapat diprediksi,” tegas Loew dikutip dari France 24.

Menurut Loew, perubahan ini adalah bagian dari siklus baru untuk persiapan Piala Eropa 2020. “Siklus baru dimulai dengan kualifikasi Euro 2020. Setelah berakhirnya UNL, kami berpikir tentang bagaimana tim seharusnya bermain di kualifikasi berikutnya, seperti apa penampilannya pada tahun 2020,” jelasnya di Sky Sports.

Meski begitu, Loew memastikan tidak akan ada perubahan gaya secara signifikan. “Kepemilikan bola, dominasi akan terus berlanjut. Kepemilikan bola tentu saja tidak mati, lihat Manchester City atau Barcelona. Kita perlu lebih fokus dan efisiensi dan lebih cepat dalam serangan,” ujarnya.

Loew berharap kumpulan pemain muda ini bisa menjawab ekspektasinya. “Beberapa pemain perlu mengambil langkah berikutnya. Goretzka dan Kimmich adalah orang-orang dengan ide, ambisi, dan pendapat yang jelas. Suele harus mengambil tanggung jawab, kita mengharapkan lebih banyak darinya sekarang. Dia perlu mengatur dan mengarahkan proses di belakang,” tandasnya.

Menghadapi Jerman yang tengah melakukan revolusi, Pelatih Serbia, Malden Krstajic menegaskan itu sama sekali tidak memberi pengaruh besar pada timnya. Bagi dia, siapapun pemain yang dimainkan Loew, laga tetap sulit bagi timnya. “Jerman dulu dan sekarang akan tetap menjadi kekuatan besar sepak bola,” kata Malden Krstajic di Bild.

Akan tetapi, ia percaya ini menjadi ujian bagus untuk persiapan mereka menghadapi kualifikasi Euro 2020. “Itu adalah tantangan besar untuk bermain melawan salah satu tim nasional terbaik dan paling menarik di dunia. Tim ini memiliki banyak pemain hebat di posisi yang berbeda,” tegasnya.

Seperti Jerman, Serbia yang pada laga terakhirnya November tahun lalu menang 4-1 atas Lithuania juga akan mengandalkan beberapa pemain muda. Salah satunya, penyerang berusia 21 tahun, Luka Jovic yang telah mencetak 23 gol dalam 46 pertandingan Bundesliga bersama Eintracht Frankfurt. “Tentu saja itu akan sulit tetapi kita akan lihat apa yang bisa kita lakukan,” kata Jovic di Bundesliga.com. (amr)

DATA DAN FAKTA

Toni Kroos adalah pemain dengan caps terbanyak dalam skuat Jerman yakni 91. Sementara 10 pemain memiliki kurang dari 10 laga internasional senior.

Di Eggestein, Stark dan Klostermann, adalah tiga debutan Jerman.

Jerman telah memenangkan 16 dari 28 pertemuan mereka dengan Serbia, seri empat kali dan kalah delapan kali.

Penyerang Bayern Gnabry telah mencetak empat gol dalam lima penampilan Jerman, rata-rata satu gol setiap 87 menit yang telah dimainkannya.

Striker Serbia Luka Jovic telah mencetak 22 gol di semua kompetisi untuk Frankfurt musim ini, 15 di antaranya di Bundesliga.

Jovic, rekan senegaranya Gacinovic dan Kostic, dan kiper Jerman Kevin Trapp adalah rekan satu tim di Eintracht Frankfurt.

Prakiraan pemain

Jerman (3-4-3): Neuer: Sule, Stark, Rudiger; Klostermann, Kimmich, Kroos, Schulz; Sane, Gnabry, Werner
Pelatih: Joachim Loew
Serbia (4-2-3-1): Rajkovic; Rukavina, Milenkovic, Veljkovic, Kolarov; Maksimovic, Lukic; Tadic, Ljajic, Gacinovic; Jovic
Pelatih: Mladen Krstajic

Head to head

18/06/10 Jerman 0-1 Serbia

31/05/08 Jerman 2-1 Serbia

30/04/03 Jerman 1-0 Serbia

Lima pertandingan terakhir Jerman

19/11/18 Jerman 2-2 Belanda

16/11/18 Jerman 3-0 Rusia

16/10/18 Prancis 2-1 Jerman

13/10/18 Belanda 3-0 Jerman

10/10/18 Jerman 2-1 Peru

Lima pertandingan terakhir Serbia

20/11/18 Serbia 4-1 Lithuania

17/11/18 Serbia 2-1 Montenegro

14/10/18 Rumania 0-0 Serbia

11/10/18 Montenegro 0-2 Serbia

10/09/18 Serbia 2-2 Rumania

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...