Timnas U-23 Indonesia Bisa Diuntungkan Kondisi Cuaca di Vietnam

0 Komentar

Para penggawa Timnas U-23 tak mengalami kendala cuaca di Vietnam. (JPC)

FAJAR.CO.ID – Latihan perdana Timnas U-23 di Vietnam disambut hujan sejak Selasa (19/3) pagi. Hingga menjelang siang hujan tak kunjung reda. Beruntung, memasuki sore hari cuaca mulai lebih bersahabat.

Cuaca di Vietnam memang tengah memasuki musim dingin. Suhu di Hanoi bahkan sempat tercatat 17 derajat celcius. Toh hal ini jadi keuntungan tersendiri, karena suhu di Hanoi menjadi lebih sejuk dibanding Jakarta saat Timnas U-23 melakukan persiapan.

Timnas U-23 sendiri menggelar latihan tepat pukul 15.00 WIB. Ini menjadi latihan perdana di Vietnam sebelum bentrok di Grup K kualifikasi Piala AFC U-23 2020. Latihan berlangsung di lapangan Viettel Sport Center, Hanoi. Kondisi lapangan masih agak basah. Meski begitu, skuad Garuda Muda tetap melahap porsi latihan dengan semangat.

“Kondisi pemain sangat bagus,” kata Indra Sjafri, pelatih timnas U-23 saat ditemui Jawa Pos seusai latihan.

Indra tak mempersoalkan kondisi cuaca yang berbeda di Hanoi. Menurutnya, pemain sudah siap dengan kondisi seperti itu. “Mereka kan juga sudah terbiasa main di Indonesia saat hujan,” tambah pelatih 56 tahun itu.

Datang lebih awal juga lebih menguntungkan skuad Garuda Muda. Mereka bisa lebih lama beradaptasi dengan cuaca di Hanoi. Setidaknya, mereka masih punya waktu dua kali latihan lagi sebelum laga kontra Thailand U-23 (22/3). “Ini memang untuk kesiapan kami melihat turnamen ini,” tegas Indra.

Soal cuaca, Indra malah senang. Sebab, hawa di Hanoi yang lebih dingin bakal membuat pemain merasa nyaman. “Nggak masalah. Bahkan lebih adem di sini (daripada di Indonesia). Jadi bisa lebih menguntungkan buat kami,” imbuh pelatih yang membawa Timnas U-19 juara Piala AFF U-19, 6 tahun silam itu.

Dalam latihan kemarin, Indra belum memberikan porsi latihan yang berat. “Kami masih perlu kondisioning saja. Ya agar para pemain kembali bugar setelah menempuh perjalanan selama satu hari,” terang Indra. Timnas memang berangkat dari Bali pada Senin (18/3) pagi dan mendarat di Hanoi pada malam harinya.

Jika kemarin masih agak santai, latihan lebih berat akan dijalani skuad Garuda Muda pagi ini. Rencananya, mereka akan berlatih di lapangan Vietnam Youth Training Center di Hanoi. Itu adalah latihan terakhir sebelum Indra memutuskan siapa pemain yang akan terdepak.

Sebab, Kamis (21/3) besok adalah batas akhir pendaftaran 23 pemain yang akan tampil di kualifikasi Piala Asia U-23 2020. Sementara, saat ini ada 24 pemain yang dibawa Indra ke Vietnam.

Nah, soal bakal ada satu nama yang dicoret tak mengganggu fokus para pemain. Striker Ezra Walian memilih fokus untuk melahap sesi latihan. Hanya saja, dia masih buta kekuatan calon lawan. Bukan hanya Thailand, tapi juga tuan rumah Vietnam.

“Saya tidak tahu sama sekali. Karena memang di Eropa tidak ada tayangan tentang sepak bola Vietnam atau yang lainnya,” kata Ezra.

(JPC)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

0 Komentar