Video Viral, Penceramah Sebut Jika Kiai Ma’ruf Kalah NU Akan Jadi Fosil, Netizen: Astaghfirullah…

  • Bagikan
FAJAR.CO.ID -- Sebuah video bermuatan politik beredar luas di twitter. Video itu menunjukkan ceramah seorang Ustaz yang menyebut jika cawapres Ma'ruf Amin tidak terpilih pada 17 April, maka tahlil dan zikir tidak akan berkumandang lagi di Istana. Dalam video berdurasi sekitar 1 menit 25 detik itu, tampak hadir cawapres Ma'ruf Amin di tengah-tengah acara. Sambil duduk, Ma'ruf tampak tengah mendengarkan ceramah yang disampaikan oleh ustaz tersebut. Berikut penggalan pernyataan ustaz tersebut dalam video: "Sesuatu yang bid'ah yang musyrik yang kafir dan lain sebagainya dan mereka ini akan membuat sebuah kekuatan yang apabila terjadi maka akan menjadikan Islam mainstream seperti NU ini, seperti pesantren ini, hanya akan menjadi fosil di masa depan. Jangan berpikir masih ada tahlil, jangan berpikir masih ada zikir di istana, jangan berpikir masih ada hari santri apabila sampai kiai Ma`ruf ini kalah. Nauzubillahi mindzalik. Ajengan semuanya masih ingin hari santri? Masih ingin zikir berkumandang di Istana? Masih ingin budaya NU dan ahli sunah terus berkembang di Indonesia ? Jawabnya hanya satu, kalau ingin semuanya masih, 17 April yang akan datang semua kita jaga untuk memenangkan kiai Ma'ruf Amin." Hingga pukul 09.47 Wita, video itu telah di-retweet sebanyak 3.309 kali dan di-like sebanyak 4.457 kali. Sejumlah netizen menyayangkan ceramah tersebut. Mereka menganggap ceramah tersebut penuh dengan hoaks dan ujaran kebencian yang bisa memecah belah bangsa. "Astaghfirullah Semoga segera ditindak lanjuti ceramah penuh hoax yang memecah belah bangsa spt ini," ujar akun @ira_dyahlokas.
Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan