Koarmada I Gagalkan Penyelundupan Baby Lobster Rp46 Miliar


FAJAR.CO.ID–Tim Fleet One Quick Response (F1QR) Komando Armada (Koarmada) I, menggagalkan penyelundupan baby lobster di Perairan Pulau Sugi, Batam. Baby lobster rencananya diselundupkan dari Batam ke Singapura menggunakan speedboat.Danlanal Batam, Kolonel Laut (P) Alan Dahlan menjelaskan, tim berhasil mengamankan speedboat dengan empat mesin berkekuatan masing-masing 200 PK. Speedboat tersebut memuat baby lobster sebanyak 36 kotak sterofoam coolbox.Dari pencacahan yang dilakukan, didapat perincian sebanyak 1.426 plastik baby lobster jenis pasir dari 33 coolbox. Jumlah baby lobsternya sebanyak 295.236 ekor. Sementara tiga cooolbox sisanya memuat 1.118 ekor baby lobster dalam 57 plastik. Jumlah total keseluruhan mencapai 304.354 ekor.Dengan estimasi harga baby lobster jenis pasir senilai Rp150 ribu per ekor dan jenis mutiara Rp200 ribu per ekor, tim berhasil menyelamatkan kekayaan negara senilai Rp46.109.000.000. “Setelah kami amankan, ternyata dalam speedboat tersebut ditemukan banyak baby lobster,” kata Alan di Mako Lanal Batam, Kamis (21/3/2019).Ini kali kedua tim gabungan F1QR Koarmada I yang terdiri dari Den Intel Koarmada I, Guskamla Koarmada I, Lantamal IV dan Lanal Batam melakukan pengungkapan. Sebelumnya, tim berhasil menggagalkan penyeludupan baby lobster dari Batam ke Singapura awal Maret 2019. Nilainya sekitar Rp37,2 miliar.Penangkapan bermula dari informasi di lapangan yang langsung ditindaklanjuti Tim F1QR. Tim bergerak menuju sasaran dan segera melakukan upaya penyekatan dengan membagi sektor.

KONTEN BERSPONSOR

Komentar