Miris… Kasus Malapraktik Penyebab Korban Buta Permanen Terancam Tanpa Kabar

Kamis, 21 Maret 2019 - 14:04 WIB

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Kasus malapraktik kecantikan sedang didalami Subdit IV Sumdaling Polda Sulsel. Namun, kasus itu terancam tak ada kabar sejak Kasubdit IV Ditreskrimsus Polda Sulsel berganti pada 5 Maret 2019 lalu.

Saat jabatan itu masih diisi oleh AKBP Indrat Moko pendalaman terus dilakukan, sampai dengan koordinasi dengan saksi ahli untuk memperjelas kasusnya. Termasuk memenaggil pemilik klinik Belle Beauty Care, dr Elizabeth.

Setelah perwira dua bunga itu diganti oleh Kompol Ujang Darmawan Hadi Saputra nyaris tak ada perkembangan sampai hari ini. Saat ingin dikonfirmasi terkait kasus itu, sangat jarang merespons. Setelah lama dihubungi baru bisa memberikan jawaban. “Wawancara tentang apakah, Bro,” tanyanya singkat saat dikonfirmasi kemarin.

Padahal sudah dijelaskan apa yang ingin dikonfirmasi, termasuk dengan korban dan pemilik kliniknya. Namun, hal itu juga tak diketahuinya.

Diketahui pemilik klinik kecantikan Belle Beauty Care, dr Elisabeth Susana M Biomed (AAM) sudah menyalahi aturan. Izinnya dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) hanyalah dokter umum, bukan dokter spesialis.

Akibat kelalaian yang dilakukannya menyebabkan kebutaan terhadap Agita Diola Fitri (ADF). Perempuan asal Palembang yang sudah buta selamanya pada mata bagian kirinya.

Kuasa Hukum Agita, Achmad Rulyansyah, sebelumnya mengatakan, kasus ini mulai bergulir pada akhir 2017, kemudian dokter Elisabeth memberikan suntikan piller di hidungnya. Setelah itu, langsung menyebabkan buta permanen pada mata sebelah kiri dan langsung dilarikan ke RS Siloam.

“Hasilnya tidak bisa diobati. Dari situ mengajak damai, dan dia tidak mau makanya dilaporkan ke kepolisian,” tandasnya. (gun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.