Peduli Korban Banjir Sentani, M1R Salurkan Bantuan

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, PAPUA – Banjir bandang yang menerjang Sentani, Papua pada Sabtu (16/3) kemarin menyisakan duka mendalam. Pasalnya, banjir yang menelan korban jiwa sebanyak 104 dan 9.619 jiwa mengungsi.

Hingga kini, proses pencarian korban masih terus berlangsung. Selain itu, banjir masih merendam rumah-rumah warga, hingga memperhambat proses pencarian korban yang masih hilang. Para korban banjir masih memenuhi tempat pengungsian di beberapa titik yang dianggap aman.

Berbagai bantuan kepada para korban masih terus berdatangan, baik dari Pemerintah, swasta hingga relawan. Hal serupa juga dilakukan oleh masyarakat perantauan Maluku yang tergabung dalam Maluku Satu Rasa (M1R) yang tinggal di tanah Papua.

Lewat pesan singkat di jejaring sosial, Sekretaris Dewan Perwakilan Daerah (DPD) M1R Abdul Farid Soulisa mengatakan, hingga kini para korban banjir masih membutuhkan bantuan, baik makanan, perlengkapan bayi, perpengkapan sekolah buat para siswa-siswi, obat-obatan hingga pakaian.

M1R sendiri terus menyalurkan bantua kepada para korban ditujuh titik pengungsian, yakni Gunung Merah, BTN Sosiol, Penemuan Dobonslo, Kediaman Orang Barat, BTN Stakin Kampung dan BTN Bintang Timur. “Alhamdulillah kami dari M1R terus door to door ke tempat pengungsian untuk menyalurkan bantuan. Saat ini mereka sangat membutuhkan bantuan,” kata Soulisa kepada redaksi Fajar.co.id di Jakarta, Kamis (21/3).

“Sebagian bawa perlengkapan bayi , obat-obatan, minyak tanah, perlengkapan rumah tangga, pakaian layak pakai, perlengkapan sekolah, makanan sma sabun,” tambahnya.

Dikatakan Soulisa, bantuan yang diperoleh oleh M1R dari bantuan masyarakat di daerah Papua yang tidak terkena bencana, dan juga dari masyarakat Maluku di Jakarta. “Bantuan-bantuan ini dari masyarakat Maluku yang ada di Papua. Juga ada bantua uang dari tokoh-tokoh Maluku di Jakarta,” ucapnya.

Organisasi yang diketuai oleh Chorneles Pattiruhu itu masih terus membuka posko penggalangan bantuan kepada para korban banjir bandang di Sintani. (RBA/Fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...