Posisi Yang Hyun Suk di YG Entertainment Terancam

0 Komentar

FAJAR.CO.ID–Pemegang saham di YG Entertainment mulai berwacana mengganti CEO perusahaan, Yang Hyun Suk dan Yang Min Suk, adiknya. Ini menyusul skandal yang terjadi pada Seungri yang sangat berdampak besar pada perusahaan, setidaknya hingga saat ini mereka telah kehilangan saham sebesar 30 persen.

Melansir Koreaboo, para pemegang saham di YG Entertainment sudah menjadwalkan pertemuan dalam rangka pengambilan suara untuk mengganti Yang Hyun Suk dan Yang Min Suk dari posisi pimpinan. Yang Hyun Suk sendiri saat ini adalah kepala produser, sedangkan adiknya mengambil posisi CEO pada 2011 lalu.

Pertemuan pemegang saham rencananya dilakukan Jumat (22/3/2019) menyusul tuntutan penggemar dan warganet yang meminta Yang Hyun Suk dan Yang Min Suk berhenti dari posisi pimpinan di salah satu agensi terbesar di Korea itu.

Kendati Seungri sudah meninggalkan agensi tersebut, masyarakat masih menyalahkan YG Entertainment karena dinilai gagal mengelola artis mereka dengan benar. Beberapa bahkan menuduh eksekutif di perusahaan juga mengambil bagian atau setidaknya mengetahui tentang dugaan kejahatan yang dilakukan artisnya itu.

Saat ini, Yang Hyun Suk merupakan pemegang saham terbesar di YG Entertainment, yakni 16,12 persen, sedangkan Yang Min Suk memegang saham sebesar 3,31 persen. Pemegang saham besar lainnya adalah Global Music Investment sebesar 9,53 persen, Naver 8,5 persen, Shanghai Fengying Business Consultant Partnership 7,54 persen, dan National pension Sevice sebesar 6,06 persen.

Terkait kasus Seungri pula, Badan Layanan Pajak Nasional Korea pada Rabu (20/3) mulai menyelidiki YG Entertainment atas dugaan penggelapan pajak. (jp)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...