RS Bersiap Tampung Caleg Stres

0 Komentar

FAJAR.CO.ID–Gangguan kejiwaan akibat kalah dalam pertarungan termasuk di pemilu legislatif diprediksi bakal meningkat. Karena itu, rumah sakit (RS) menyatakan selalu bersiap untuk melakukan pelayanan setiap saat kepada setiap orang yang membutuhkan termasuk caleg kalah.

Kesiapan itu salah satunya dilontarkan pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Murjani Sampit, Kalimantan Tengah. “Kami tidak menunggu momen pemilu atau momen apapun, pokoknya kalau ada pasien yang mengalami gangguan depresi yang membutuhkan layanan rawat inap, ya kita siap selalu,” kata dokter spesialis kejiwaan Moch Choirul Waro, Kamis (21/3/2019).

Choirul mengatakan, RSUD dr Murjani telah membuka layanan poli jiwa setiap 08.00-14.00 WIB dan memiliki ruang rawat inap khusus untuk pasien yang mengalami gangguan jiwa.

“Kalau lonjakan pasien sudah sampai 50-100 maka akan dilayani oleh dua dokter sekaligus per hari. Tetapi kalau pada hari biasa, kita selang seling. Hari ini dr Dwi Harjo di Poli Jiwa, nanti saya jaga di bangsal. Begitu juga sebaliknya,” kata Choirul.

Lebih lanjut, Choirul menjelaskan gangguan jiwa memiliki berbagai tingkatan (spektrum); ringan, sedang, dan berat. Tergantung mekanisme pertahanan dalam jiwanya. “Misalnya ada caleg yang gagal tetapi dia bisa beradaptasi dan menerima kenyataan dengan lapang, maka bisa lebih cepat untuk sembuh dan beraktivitas seperti biasa,” ujarnya.

Menurutnya, depresi sebenarnya dapat dialami oleh semua orang karena depresi terjadi akibat adanya ketidaksesuaian antara harapan dan kenyataan. Namun ada pula pasien yang memiliki mekanisme pertahanan jiwa yang lemah atau kurang bagus dan terlalu membawa perasaan hingga memberatkan pikirannya, hal ini dapat berkemungkinan rentan mengalami gangguan jiwa.

“Ada juga yang mekanisme pertahanan jiwanya kurang bagus misalkan dia sudah menghabiskan dana puluhan juta sampai mengorbankan harta dan pekerjaannya sehingga stresornya cukup berat dan kemungkinan akan mempengaruhi pertahanan jiwanya dan bisa rentan mengalami gangguan jiwa,” katanya. (jp)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...