Pemilik Hiu Karimunjawa: Sampai ke Ujung Langit pun Saya Kejar

FAJAR.CO.ID, JEPARA - Cun Ming alias Minarno, 80, tak pernah habis pikir bagaimana hiu-hiunya di penangkaran Pulau Menjangan Besar, Kepulauan Karimunjawa, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, bisa mati secara mendadak. Dirinya bersumpah bakalan mengusut kasus ini manakala benar ikan-ikan predator kesayangannya itu memang mati tidak wajar.

Pria asli Sidodadi Barat, Kota Semarang itu mengatakan, sudah mengambil langkah untuk mengungkap peristiwa ini. Termasuk menyerahkan sampel daging, jeroan, dan insang hiu karang piaraannya itu ke Balai Besar Veteriner, Wates, Jogjakarta agar diteliti lebih lanjut.

"Saya nggak tahu matinya kenapa, saya belum bisa menduga. Tapi selamanya saya melihara ini, tidak pernah ada yang mati. Kecuali ikan konsumsi," katanya saat dijumpai di Komplek Gubernuran Jateng, Kota Semarang, Jumat (22/3).

[caption id="attachment_436889" align="alignnone" width="788"] Cun Ming saat dijumpai di Komplek Gubernuran Jateng, Kota Semarang, Jumat (22/3). (Tunggul Kumoro/JPC)[/caption]

Hasil penelitian ini, katanya baru akan keluar 21 hari sejak diterima pihak balai. Tapi ketika nanti memang terungkap penyebab kematian hiu-hiunya bukanlah hal alamiah, Cun Ming pun berjanji berupaya untuk mengusutnya.

"Saya mau minta polisi, kemarin kan ada Polres (Jepara) tanya kepada saya bagaimana kalau kematiannya memang tak wajar, saya bilang 'pak, sampai ke ujung langit pun saya kejar'," tegasnya. Sebaliknya, jika hasil penelitian menunjukkan ikan mati secara alami, dia akan menerima.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Sonny Wakhyono


Comment

Loading...