Terkuak, Ada Bekas Cekikan di Tubuh Staf UNM yang Tewas di Mobil

0 Komentar

FAJAR.CO.ID — Kasus kematian staf bagian Rumah Tangga di Biro Administrasi Umum (BAU) Universitas Negeri Makassar (UNM), Sulaeha Djafar, pelan-pelan mulai terkuak. Pihak Rumah Sakit Bhayangkara, Makassar, masih melakukan pemeriksaan terhadap jenazah korban.

“Masih dalam pemeriksaan luar. Memang ada didapatkan tanda ketidakwajaran dari tubuh korban. Ada tanda bekas cekikan. Tapi kita masih menunggu persetujuan dari keluarga korban untuk melakukan otopsi,” kata Kombes Pol dr Farid Amansyah, Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Makassar.

Sejauh ini, polisi masih belum memastikan penyebab kematian korban. Namun dari ciri-ciri penemuan jenazah, besar kemungkinan korban dibunuh.

Posisi mayat perempuan tersebut berada di jok depan sisi kiri. Kepalanya terdongak ke atas. Sabuk pengaman melilit lehernya.

Kecil kemungkinan korban sengaja mencekik lehernya sendiri dengan sabuk pengaman. Logikanya, korban harus terus memegang erat sabuk pengaman. Sedangkan saat dia mulai kehabisan napas, tenaganya untuk memegang sabuk pengaman itu juga pasti akan berkurang.

Seperti diberitakan sebelumnya, Sulaeha ditemukan meninggal dengan kondisi kaca pintu mobil Daihatsu Terios Biru, pecah.

Lokasi penemuan mayat itu di Desa Sunggumanai, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Gowa, Jumat 22 Maret 2019. Sebuah batu juga berada di tempat duduk di bagian depan mobil di samping mayat. (fo)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment