2018, Kecelakaan Kapal di Sumsel Tewaskan 21 Penumpang

Minggu, 24 Maret 2019 23:47

Kondisi kapal yang hancur usai kecelakaan yang menewaskan tujuh penumpang. (Alwi Alim/JPC)FAJAR.CO.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel mencatat terdapat lima kali kecelakaan kapal selama 2018. Adapun korban tewas kecelakaan mencapai 21 penumpang.Kabid Penanganan Kedaruratan BPBD Sumsel, Ansori mengatakan, kecelakaan kapal terjadi di beberapa daerah di Sumsel termasuk di Palembang. Korban tewas yang paling banyak di Kelurahan Tanjung Serai Bagan 13, Kecamatan Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin, Sumsel.Peristiwanya terjadi pada awal 2018. Saat itu, kapal cepat awet muda membawa sebanyak 55 penumpang. 13 penumpang diantaranya meninggal dunia. Kecelakaan kapal ini diduga akibat kondisi cuaca yang buruk sehingga kapal menghantam ombak dan hancur.“Saat itu penumpang tenggelam dan sempat menghilang,” katanya saat dihubungi, Minggu (24/3).Kemudian, kecelakaan kapal kembali terjadi di Februari tepatnya di Banyuasin. Dalam kecelakaan ini satu orang meninggal dunia. Kemudian, kecelakaan kapal terjadi di Kota Palembang. Akibat kecelakaan tersebut dua penumpang pun tewas.Untuk penyebabnya bervariasi, mulai dari kondisi cuaca yang buruk hingga terjadinya human error nahkoda. Sedangkan, pada 2019, kecelakaan kapal yang tercatat di BPBD Sumsel yakni sebanyak tiga kali sejak Januari hingga Maret. Korban tewas sebanyak tujuh penumpang.

Bagikan berita ini:
8
8
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar