Bantah Tudingan Romi, Asep Akui Haris Muridnya

0 Komentar

FAJAR.CO.ID–Pengasuh Ponpes Amanatul Ummah, KH Asep Saifuddin Chalim, memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), untuk menjalani pemeriksaan terkait kasus suap pengisian jabatan di Kementerian Agama, dengan tersangka mantan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy.

Saat akan memasuki ruang pemeriksaan, Asep membantah tudingan Romi yang mengatakan dirinya merekomendasikan Haris Hasanuddin sebagai Kakanwil Kemenag Jawa Timur. “Tidak (merekomendasikan Haris-Red),” kata Asep.

Hanya saja, dia menyatakan memang mengenal Haris. Menurut Asep, Haris adalah muridnya yang sudah berguru kepadanya selama kurang lebih 20 tahun. “Bahwa dia dulu ketika mahasiswa mungkin 20 tahun lalu, dia pernah setiap pagi belajar mengaji ke saya,” kata Asep yang sudah tiba di Gedung Merah Putih KPK sekitar pukul 09.40 WIB.

Untuk diketahui, nama Asep mencuat dari mulut Romi beberapa waktu lalu. Anggota DPR RI Komisi XI ini mengatakan Asep ikut merekomendasikan Haris Hasanudin sebagai Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jawa Timur. Haris sendiri sudah berompi oranye dalam kasus ini.

Selain Asep, Romi juga sempat bernyanyi soal hubungan antara Haris dengan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parwansa. Mantan Menteri Sosial itu, ikut merekomendasikan Haris sebagai Kakanwil Kemenag Jatim.

Khofifah lantas menampik. Dia menyatakan pengangkatan Kakanwil Kemenag Jatim, Haris Hasanudin tidak berdasarkan rekomendasi dari dirinya dan Asep.

Diketahui, dalam kasus ini KPK telah menetapkan Rommy sebagai tersangka. KPK menduga Rommy menerima suap sebesar Rp300 juta, dengan rincian Rp50 juta dari Muafaq untuk posisi Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik dan Rp250 juta dari Haris untuk jabatan Kakanwil Jatim. (jp)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

0 Komentar